BREAKING NEWS
 

BNPT Gandeng Uni Eropa

Perkuat Penanganan Terorisme Di ASEAN

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Minggu, 5 Maret 2023 07:50 WIB
Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT Andhika Chrisnayudhanto. (Foto: BNPT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Terorisme merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional, termasuk di kawasan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk menang­gulangi ancaman terorisme di ASEAN adalah, memastikan keberhasilan program deradi­kalisasi, rehabilitasi dan re­integrasi. Dalam memastikan keberhasilan ketiga program tersebut, perlu guidelines berisi beragam best practices.

Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT Andhika Chrisnayudhanto menilai, workshop ini penting untuk mengidentifikasi strategi yang berhasil dan yang kemungkinan tidak berhasil dari sebuah program.

Baca juga : Korban Insiden Plumpang Dirawat Di RSPP, Pertamina Pastikan Penanganan Terbaik

“Juga mengidentifikasi best practices, yang bermanfaat bagi negara-negara di kawasan ASEAN, ketika berhadapan dengan program deradikalisasi, rehabilitasi, dan reintegrasi, untuk disusun dalam sebuah guidelines,” ujar Andhika.

Hal itu disampaikannya dalam acara ASEAN-EU Regional Workshop On The Development of Promising Practices Related to Deradicalisation, Rehabilita­tion, and Reintegration Pro­grammes, di Bali, kemarin.

Andhika bilang, keberadaan guidelines ini mendapat respon positif dari Pakar Kontra-Terorisme/Keamanan Uni Eropa untuk South East Asia, Marc Vierstraete.

Baca juga : Status Darurat Dicabut, Pertamina Berikan Penanganan Terbaik Untuk Korban

Menurutnya, guidelines terse­but juga diharapkan bersifat adaptif untuk diterapkan di selu­ruh negara di kawasan ASEAN.

Adsense

Diungkapkan Marc, ada banyak ide, informasi dan pengalaman dari para ahli baik dalam aspek deradikalisasi, rehabilitasi atau reintegrasi, selama work­shop ini berlangsung.

“Semua input akan disusun menjadi sebuah guidelines untuk diterjemahkan, dipahami dan bersifat adaptif bagi seluruh negara di kawasan ASEAN,” ucap Marc Vierstraete.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense