RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP Kementan) terus berupaya memperkuat perlindungan dan pemanfaatan sumber daya genetik (SDG) untuk memudahkan masuknya investasi serta mengantisipasi kemungkinan kejahatan intelektual (biopiracy).
Kepala Pusat PVTPP Kementan Leli Nuryati mengatakan bahwa penguatan pengelolaan sumber daya genetik sangat penting untuk menjamin pelestarian dan pemanfaatan bagi keberlangsungan varietas lokal dan peningkatan ekonomi masyarakat petani Indonesia.
"Kami diberi tugas untuk melakukan perlindungan dan pemanfaatan terhadap SDG (sumber daya genetik) terutama untuk berbagai pengembangan varietas unggul lokal yang ada di Indonesia sehingga nanti bisa kami tindak lanjut untuk pendaftaran varietas lokal," ujar Leli melalui keterangan tertulisnya, Minggu (12/11/2023).
Baca juga : Nilai Kepahlawanan Ratu Kalinyamat Dorong Perempuan Indonesia Bangkit
Leli mengatakan, dengan pengelolaan SDG maka pendaftaran varietas bisa dilakukan secara masif oleh pemerintah daerah yang telah melakukan eksplorasi, karakterisasi deskripsi, dan pendaftaran varietas lebih dulu.
Dia ingin, ke depan varietas lokal dapat dilindungi dan dimanfaatkan lebih baik secara kelembagaan maupun secara payung hukum melalui sertifikasi PVTPP.
"Kami ingin menyampaikan bahwa pengelolaan SDG penting supaya terkoordinasi sesuai wilayah sebarannya baik oleh Pemerintah Daerah Tk. I (provinsi) maupun Tk. II (kab/kota)," katanya.
Baca juga : Kadin Gandeng, IISIA Dongkrak Pertumbuhan Industri Manufaktur
Sementara itu, Enny Sudarmonowati dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan bahwa kolaborasi dan kerjasama dalam memperkuat sumber daya genetik perlu dilakukan secara masif.
Dia mengatakan, Indonesia memiliki ragam dan jenis tanaman yang harus memiliki payung hukum dan sertifikasi.
"Bagaimana pun juga kita butuh kerjasama dengan banyak pihak untuk menjaga varietas lokal kita agar memiliki keberlanjutan bagi masa depan Indonesia," jelasnya.
Baca juga : Kemenhub Kembali Sabet Penghargaan Terbaik Pertama Anugerah Layanan Investasi
Sebelumnya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong berbagai peningkatan produksi pangan seperti padi dan jagung. Amran mengatakan salah satu yang paling penting adalah ketersediaan benih unggul yang sudah mendapat sertifikat.
Karena itu, Amran ingin perlindungan terhadap varietas dapat dilakukan secara baik.
"Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bidang perlindungan varietas tanaman dan perizinan di sektor pertanian. Oleh karena itu, fungsi pengawasan sangat diperlukan dalam rangka mengawal pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut," jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.