BREAKING NEWS
 

Kerusakan Infrastruktur Akibat Gempa Ambon Mulai Diperbaiki

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Selasa, 8 Oktober 2019 06:26 WIB
Ketersediaan air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para korban dan pengungsi di Ambon.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kerusakan pembangunan akibat gempa di Ambon terus diperbaiki. Infrastruktur jalan dan jembatan sudah diperbaiki dan dilakukan pembersihan longsor serta  pemasangan rambu-rambu pada lokasi longsor ruas Tour the Ambon. 

Pembersihan juga dilakukan pada gorong-gorong dan penutupan badan jalan dengan aspal di Desa Tulehu sehingga dapat dilewati kembali. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk Jembatan Merah Putih Kota Ambon yang mengalami retak pada sambungan Asphaltic Plug Expantion Joint (siar muai) dan bergesernya bearing pad di beberapa titik jembatan, sudah dilakukan perbaikan dengan memasang ganjal pada bearing pad serta perbaikan siar muai. Saat ini, ruas jembatan sudah dinyatakan aman dan bisa dilewati. 

Terkait verifikasi tingkat kerusakan rumah masyarakat, Kementerian PUPR berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku. 

Baca juga : PLN Kucurkan Bantuan Rp 75 Juta Untuk Korban Gempa Di Ambon

Tindak lanjut penanganan akan disesuaikan dengan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dan BNPB. Sedangkan untuk verifikasi Gedung Pemerintahan/Negara, Gedung Fasilitas Sosial dan Umum (Fasos dan Fasum), Tim Pusat Permukiman Kementerian PUPR Bandung dan Balai Wilayah Makassar dikoordinir BPPW Maluku telah mulai melaksanakan assessment sejak 27 September 2019. 

Dalam upaya percepatan assessment rumah masyarakat dan bangunan lainnya, Kementerian PUPR telah bersurat ke UGM untuk permohonan  bantuan tenaga teknik. 

Hasil identifikasi sementara berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, total rumah rusak berkembang dari data awal 2.675 unit menjadi 6.184 unit.

Adsense

Sedangkan sebanyak 27 unit Gedung Pemerintahan/Negara , termasuk gedung Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), BPPW Kementerian PUPR Maluku dilaporkan rusak dan telah diassessment oleh tim Puskim diantaranya 12 unit rusak ringan, 2 unit rusak sedang, sedangkan 13 unit lainnya masih dalam proses penilaian. 

Baca juga : Temui Peternak yang Mau Demo, Mentan Dipeluk

Untuk fasos dan fasum yang telah selesai dinilai oleh tim Puskim Kementerian PUPR yakni sebanyak 4 unit fasilitas ibadah rusak ringan, 3 unit fasilitas pendidikan rusak berat, yaitu Gedung Auditorium IAIN, Perpustakaan IAIN, dan Laboratorium IAIN. 

Untuk Gedung Sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK dilaporkan 4 unit rusak berat dan sisanya masih dalam proses penilaian. Untuk gedung fasilitas kesehatan yang dilaporkan rusak ringan yakni RS Khusus Daerah Pemerintah Provinsi Maluku dan RSUD Dr. M Haelussy masih dalam proses penilaian. Beberapa unit gedung bangunan fasos fasum lainnya seperti terminal dan pasar juga masih dalam proses penilaian. 

Kementerian PUPR juga telah menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi terdampak gempa yang terjadi di Ambon, Provinsi Maluku, pada Kamis, 26 September 2019 lalu.  Gempa dengan Magnitudo 6.5 menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan hingga menimbulkan korban jiwa.

Basuki mengatakan, dalam masa tanggap darurat, yang paling penting adalah ketersediaan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para korban dan pengungsi. 

Baca juga : Gairahkan Industri Elektronika, Aturan TKDN Mau Dimaksimalkan

“Kami sangat concern dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian. Kita juga manfaatkan instalasi pengolahan air minum (IPA) terdekat maupun IPA mobile untuk mensuplai air bersih, khususnya ke posko pengungsian”, kata Basuki, Senin (7/10).

Bantuan yang disalurkan berupa fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) seperti pemasangan tenda hunian darurat di Pos Pengungsian Desa Tulehu dan RSUD Dr. H Haelussy. 

Untuk total sarpras air bersih dan sanitasi yang telah dimobilisasi di lapangan yakni 7 unit Mobil Tangkir Air (MTA), 13 unit Hidran Umum, 1 unit WC Portable, 2 unit Mobil Toilet Kabin dan masing-masing 1 unit dumptruck, truk tinja dan truk engkel. [NOV]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense