BREAKING NEWS
 

Eksklusif Kepada Rakyat Merdeka

Nawawi Berusaha Keras Pulihkan Wibawa KPK

Reporter & Editor :
SISWANTO
Jumat, 12 Januari 2024 08:37 WIB
Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango (kanan) menceritakan kondisi KPK saat ini dan target-target besarnya ke depan, kepada Direktur Utama Rakyat Merdeka/CEO RM Group Kiki Iswara saat diwawancarai eksklusif oleh Rakyat Merdeka, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2024). (Foto: Patrarizki Syahputra/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Saya baru saja hadir di acara Mahkamah Konstitusi. MK pun dihadapkan pada situasi yang mirip dengan kita. Tergerusnya kepercayaan publik. Pedang dari peradilan adalah kepercayaan publik. Mau seperti apapun se­mangat kami, kalau kehilangan kepercayaan, seperti orang ke­hilangan kaki. Lumpuh. Tidak pu­nya kaki, bagaimana bisa berdiri?

Membangkitkan kembali kepercayaan bukan pekerjaan mudah. KPK harus menampil­kan kerja-kerja berkualitas, yang lebih baik. Apalagi, belakangan, temuan yang ditangkap KPK pun bukan lagi bupati tapi turun ke level lebih bawah lagi.

Saya cemburu dengan teman-teman Kejaksaan Agung. Ada perkara yang saat ditangani KPK, dapatnya (kerugian) rece­han. Tapi saat ditangani Keja­gung nilainya jadi triliunan. Jadi, konsep case building itu, harus kita tingkatkan di KPK.

Apakah ada hambatan dan kekurangan di KPK, sehingga case buildingnya tidak bisa seperti di Kejaksaan Agung?

Baca juga : Cawapres Ini Cerita Kerap Tidur Di Kuburan China

Indikator kerja di KPK dihi­tung per perkara, tidak dilihat kualitasnya. Karena itu, kita sempat diskusikan, agar dari beberapa perkara ada case build­ing, yang mungkin bisa lebih besar perhitungannya. Sehingga penilaian kinerja juga berbeda. Itu bukan hal mudah. Dan tak bisa diperoleh dalam 1-2 bulan kerja, bahkan 1 tahun.

Saya tidak berharap banyak. Cukup sedikit saja kembali kepercayaan positif, sudah Al­hamdulillah.

Saya sampaikan, yang tersisa di lembaga ini adalah tinggal integritas para pekerjanya. Saya percaya, karena mereka masih memiliki kebanggaan sebagai insan KPK. Apalah artinya para pimpinan. Karena 1-2 tahun bekerja, pimpinan mungkin akan pergi.

Apa saja metoda kerja yang berubah agar kepercayaan publik meningkat lagi?

Baca juga : Tak Ada Kejadian Luar Biasa Yang Bisa Gagalkan Pilpres Satu Putaran

Misalnya, tak ada lagi per­nyataan yang berbeda. One man show sebisa mungkin dihindari. Pimpinan KPK adalah kolektif kolegial. Kebetulan latar belakang saya hakim, sehingga sifat kolek­tif kolegial sudah biasa terbangun, dalam pengambilan keputusan di permusyawaratan hakim. Kolek­tif kolegial itu bukan menghitung-hitung 3:2 atau 4:1 ya. Sedapat mungkin sama, dan tidak ada yang disenting opinion.

Kami juga mengkaji perbi­dang. Jangan sampai ada bidang yang mendegradasi peran pim­pinan. Misalnya, kalau ada OTT, kita tidak tahu. Atau yang tahu hanya satu orang. Itu nggak pas.

Bagaimana sinergi dan koordinasi KPK dengan pe­negak hukum lain?

Koordinasi dengan Kejak­saan dan Polri sangat baik. Kita ada Penandatanganan Per­janjian Kerja Sama (PPKS), sinergi dalam upaya pemberan­tasan korupsi. Sehingga tidak ada lagi yang berlomba, siapa pemenangnya. Pemberantasan Korupsi adalah satu cita-cita. Konsepsinya, yang memberan­tas korupsi bukan hanya KPK. Tapi kegiatan bersama.

Baca juga : Jaksa Agung Keras Ke Luar Tegas Ke Dalam

Apa yang baik dilakukan Ke­jaksaan terkait penanganan perka­ra-perkara. Kita jadikan cermin. Misalnya, saat ini ada satu-dua perkara besar yang kita kerjakan. Bukan dari perkara OTT. Mudah-mudahan sudah keluar perhitun­gannya dari BPK. Dan semoga ini bisa menggambarkan bahwa kami juga bisa bekerja dengan metoda seperti yang dijalankan teman-teman di Kejaksaan.

Jadi, Kejaksaan Agung menjadi cermin juga ya dalam bekerja di KPK?

Bicara konsepsi pemberan­tasan korupsi, ya kita saling melengkapi. Kita ikut senang dengan pencapaian di Kejaksaan Agung yang belakangan ini luar biasa. Pencapaian itu harus dipandang sebagai keberhasilan pemberantasan korupsi secara menyeluruh. Sekali lagi, kerja memberantas korupsi bukanlah pekerjaan sendiri-sendiri, tapi harus sinergi dengan seluruh penegak hukum, organ dan ter­masuk pemerintah.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 12/1/2024 dengan judul Eksklusif Kepada Rakyat Merdeka, Nawawi Berusaha Keras Pulihkan Wibawa KPK   

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense