RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan pentingnya pengembangan industri-industri baru berbasis sains dan teknologi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dinilai krusial untuk menjawab tantangan deindustrialisasi serta perubahan struktur dunia kerja.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, pembangunan ekonomi nasional ke depan harus ditopang lahirnya industri-industri baru yang memiliki fondasi sains dan teknologi yang kuat.
Baca juga : Kasus Gratifikasi Bupati Pati, Para Pengepul Caperdes Rame-rame Balikin Uang
Untuk mewujudkannya, seluruh pemangku kepentingan perlu terlibat secara aktif dan berkelanjutan.
“Indonesia perlu mendorong lahirnya industri-industri baru berbasis sains dan teknologi. Kolaborasi antara Pemerintah, perguruan tinggi, dan industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Brian dalam keterangan resminya, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Brian, industri berbasis sains dan teknologi menjadi jawaban atas berbagai tantangan struktural, mulai dari gejala deindustrialisasi hingga tuntutan peningkatan daya saing nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Baca juga : Klaim Kerja Menterinya Moncer, Demokrat Tak Khawatir Dengan Isu Reshuffle
Sejalan dengan kewenangan yang dimiliki, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan terus mendorong penguatan pendanaan riset serta mempercepat hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh industri dan masyarakat.
Pandangan tersebut sejalan dengan penilaian Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Tatacipta Dirgantara.
Dia menilai, pergeseran pola dan bentuk industri saat ini menuntut peran perguruan tinggi yang lebih aktif, terutama dalam menghasilkan riset aplikatif dan melahirkan solusi teknologi serta model bisnis baru.
Baca juga : Purbaya Dorong Ekonomi Lari Kencang Ke 6 Persen
“Hadirnya ekonomi digital dan gig economy bukan sekadar fenomena baru, melainkan pergeseran cara kerja.
Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ekosistem inovasi yang mencetak talenta, menghasilkan riset, serta melahirkan solusi teknologi dan model bisnis yang berdampak bagi masyarakat dan industri,” ujar Tatacipta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.