BREAKING NEWS
 

Kunjungan Wisman 2018 Naik Signifikan Capai 15,81 Juta

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Minggu, 3 Februari 2019 13:17 WIB
Bali masih menjadi destinasi wisata favorit turis wisman. (Foto: Humas Kemenpar).

 Sebelumnya 
Menurut Arief Yahya, harus diakui bahwa salah satu persoalan pelik pariwisata Indonesia adalah minimnya fasilitas penerbangan langsung dari originasi. Ia menambahkan, penerbangan langsung misalnya dari originasi China mencapai 50%, artinya 50% sisanya masih transit dari Singapura, Kuala Lumpur, atau Hong Kong.

Sementara negara tetangga seperti Thailand atau Malaysia direct flight-nya sudah mencapai 80%. "Mendatangkan 7 flight dari originasi bukanlah hal gampang. Saya minta direct flight dari India ke Bali tiga tahun nggak dikasih. Akan jauh lebih mudah jika kita menjaring di hub-hub regional yang sudah banyak wisatawannya,” kata Arief Yahya.

Baca juga : Jokowi Rutin Minum Temulawak & Air Kelapa Hijau

Arief Yahya mengestimasikan jumlah orang asing yang masuk via bandara Singapura (selain orang Indonesia) selama 12 bulan terakhir hampir mencapai 12 juta pax (rinciannya meliputi 32% dari ASEAN minus Indonesia; 22% dari China-Hong Kong; 17% dari Asia-Pasifik; 14% dari Asia Tengah, MEA, Afrika; dan sisanya dari Eropa dan Australia).

Sementara wisman ke Indonesia yang transit di bandara Singapura jumlahnya tidak sampai 700 ribu. Artinya peluang untuk menggaet wisman yang jumlahnya sekitar 11 juta lebih itu masih terbuka luas.

Baca juga : Jokowi Minta BNPB Tiru Jepang Tangani Bencana

Sementara itu dalam program low cost terminal juga diharapkan akan mendatangkan dampak positif. Menurut rencana Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta akan dikembangkan menjadi full LCCT penerbangan domestik dan Terminal 2 full LCCT untuk penerbangan domestik dan internasional. Di sisi lain Bandara Banyuwangi juga dikembangkan menjadi LCCT setelah melalui berbagai proses pembenahan.

"LCC adalah senjata ampuh untuk mendorong pertumbuhan jumlah wisman, dimana maskapai berbiaya rendah ini menyumbang kontribusi peningkatan kunjungan wisman sebanyak 20%. LCC merupakan salah satu penentu utama keberhasilan target kunjungan 20 juta wisman pada tahun 2019,” tutup  Arief Yahya. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense