BREAKING NEWS
 

Kolaborasi Jadi Kunci Utama

Menko Polkam: Perang Lawan Narkotika Tugas Dunia-Akhirat

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Minggu, 26 Juli 2026 06:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Bogor, Kamis (23/7/2026). Foto: Dok Kemenko Polkam

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengingatkan bahwa perang melawan narkotika jangan hanya dibebankan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun aparat penegak hukum. Semua elemen masyarakat harus ikut terlibat.

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika telah menjadi ancaman serius yang menggerus kualitas sumber daya manusia, sekaligus membahayakan masa depan bangsa.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengatakan, keberhasilan pemberantasan narkotika bergantung pada keterlibatan seluruh elemen bangsa. Mulai dari Pemerintah, BNN, TNI, Polri, kementerian dan lembaga, dunia pendidikan, keluarga, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.

Baca juga : Yakin Swasembada Tercapai, Gerindra Dukung Pemerintah Perkuat Cadangan Energi

“Pemberantasan narkotika bukan hanya tugas negara dan aparat penegak hukum. Ini tugas dunia dan akhirat untuk menyelamatkan manusia, menyelamatkan bangsa kita ke depan,” tegas Djamari dalam keterangan resminya, Jumat (24/7/2026).

Djamari menegaskan, persoalan narkotika tidak boleh dipandang semata sebagai isu hukum. Namun ancaman nyata bagi masa depan bangsa.

“Karena itu, mari kita bergerak bersama menyelamatkan generasi muda Indonesia dari bahaya narkotika,” ajaknya.

Baca juga : Bersejarah, Bobby Nasution Ngantor Di Kepulauan Nias

Ditegaskan, Pemerintah terus memperkuat upaya pencegahan, penegakan hukum, edukasi dan rehabilitasi sebagai bagian dari komitmen membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Adsense

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman, sehat dan bebas dari narkoba.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang 1971 itu juga memotivasi jajaran BNN agar terus bekerja dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Baginya, integritas menjadi modal utama dalam upaya pemberantasan narkotika.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense