BREAKING NEWS
 

Di Wisuda Nahdlatul Wathan NTB

Stafsus Menag Sampaikan Gagasan Prabowo: Pendidikan Kunci Kemajuan Indonesia

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 13 Agustus 2026 11:12 WIB
Foto: Kemenag.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci utama bagi Indonesia untuk mencapai kemajuan di masa depan. Karena itu, investasi pada sumber daya manusia (SDM) harus menjadi bagian penting dari pembangunan nasional, sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda XXIX Program Sarjana Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur, Rabu (12/8/2026).

Gugun mengatakan, pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam. Kemajuan Indonesia juga membutuhkan SDM yang kompeten, berkarakter, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Menurutnya, gagasan Presiden Prabowo mengenai pembangunan SDM perlu diterjemahkan secara konkret melalui penguatan ekosistem pendidikan.

Baca juga : Stafsus Menag Sebut Seskab Teddy Role Model Pemimpin Muda Indonesia

Pendidikan, kata dia, bukan sekadar proses memperoleh ijazah, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Kalau kita ingin melihat Indonesia maju di masa depan, investasi terbaiknya adalah investasi pada manusia. Presiden Prabowo membuat Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Termasuk Presiden Prabowo membuat kampus Universitas Republik Indonesia. Ini bukti prioritas pembangunan Indonesia adalah pendidikan berkualitas. Karena itu, mahasiswa hari ini bukan hanya penerima manfaat pendidikan, tetapi bagian dari investasi bangsa untuk masa depan,” ujar Gugun.

Gugun menilai, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai salah satu aktor penting dalam pembangunan bangsa.

Adsense

Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan dengan kompetensi akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun karakter, memperkuat daya kritis, mengembangkan kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Baca juga : Cek Pabrik Kendaraan Listrik, Gibran Minta Pendidikan Ikuti Kebutuhan Industri

“Kampus harus menjadi ruang yang melahirkan manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga punya karakter, punya kepedulian, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Di situlah pendidikan menjadi kekuatan pembangunan,” ingatnya.

Gugun juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang pesantren.

Menurutnya, tradisi keilmuan pesantren merupakan salah satu kekuatan penting Indonesia yang perlu terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan masa depan.

Kementerian Agama, lanjut Gugun, terus mendorong mahasiswa dan santri agar memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kapasitas akademik, keterampilan, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga : Stafsus Menag Paparkan Konsep Kerukunan Prabowo di Forum Internasional

“Santri dan mahasiswa dari lingkungan pesantren harus percaya diri. Mereka punya modal keilmuan, tradisi, dan karakter yang kuat. Tinggal bagaimana modal itu dikembangkan agar bisa menjawab kebutuhan zaman dan memberikan kontribusi lebih luas bagi Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gugun berharap para wisudawan IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur dapat menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Indonesia membutuhkan orang-orang terdidik yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga mau mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Itulah makna pendidikan sebagai investasi masa depan,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense