BREAKING NEWS
 

Sidak Saat Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang-Jasa

Menpora Berharap Etos Kerja Pegawainya Meningkat

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 19 Februari 2019 20:10 WIB
Menpora Imam Nahrawi saat Sidak (Inspeksi Mendadak) pada Pelatihan Bimtek dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tingkat Dasar yang diselenggarakan di Camp Hulu Cai, Ciawi, Bogor, Selasa (19/2) petang. (Foto : kemenpora.go.id)

 Sebelumnya 
"Saya baru tahu ada Perpres terkait Inpres, yang membolehkan adanya integrasi. Jadi nanti, soal pertanggungjawaban, pengawasan hingga pemeriksaannya akan lebih mudah. Hal baru inilah yang menjadi terobosan. Saya harap, Bapak Ibu menjadikan momen ini untuk meningkatkan kapasitas kita sebagai pejabat Kemenpora," tegasnya.  

Baca juga : Duh, Reorganisasi LIPI Bikin Gaduh

"Dari 800 ASN kita di Kemenpora, baru ada 84 orang yang memiliki sertifikasi ini. Jadi baru 10 persen.  Padahal idealnya, 50 persen. Jadi, kita semua jika diberi tugas dan amanah ini, harus siap setiap saat. Prinsipnya, jika kita melakukan baik dan benar, maka hasilnya pun akan baik dan benar. Pertemuan kita ini pasti menguatkan etos kerja, kebersamaan tim, dan memastikan kinerja kita harus lebih baik dari kementerian lain," tambahnya.  

Baca juga : Jokowi : Sengketa Tanah Serem, Ada Yang Bawa Golok...

Salah satu peserta pelatihan, Kabid Kompetisi Usia Muda Bambang Siswanto yang duduk bersebelahan dengan Menpora, mengaku senang dan bangga atas kehadiran Menpora yang datang secara mendadak.

Baca juga : Ritual Cuci Jalan Di Singkawang Diserbu Wisatawan

"Saya kaget sekaligus bangga, Pak Menteri turut hadir secara mendadak. Berarti, antusias beliau sangat tinggi. Beliau ingin,  paling tidak 50 persen dari total 1.000 ASN atau pejabat di Kemenpora, memiliki sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah," tuturnya. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense