RM.id Rakyat Merdeka - Usai meninjau lokasi anjloknya KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, BKS melanjutkan kunjungannya ke RS Salak untuk mengunjungi korban luka-luka, Minggu (10/3).
“Tadi, saya bicara dengan Dokter Sarah di RS Salak. Ada 9 orang yang sudah ditangani. Dari 9 orang itu, 2 orang dirujuk ke rumah sakit lain untuk melakukan CT Scan. Dokter Sarah menyampaikan, tidak ada korban yang luka parah. Bahkan, sudah ada yang pulang,” ungkap BKS.
Baca juga : Menhub Minta Evakuasi Kereta Diselesaikan Malam Ini
“Kami tadi bertemu masinis, tapi tidak bahas soal teknis. Dokter bilang, beliau belum bisa diajak bicara. Semoga, semua penumpang yang mengalami luka-luka bisa recovery dengan cepat,” tambahnya.
BKS menjelaskan, biaya perawatan penumpang akan ditanggung sepenuhnya oleh PT KAI dan Kemenhub.
Baca juga : Kementerian BUMN Minta KAI & KCI Segera Tangani Korban & Normalkan Kembali Jalur Kereta
Berdasarkan data dari Balai Perkeretaapian Jakarta Banten Kementerian Perhubungan dan PT KCI, hingga pukul 12.10 WIB, seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi.
Tercatat, korban luka berjumlah 17 orang. 9 orang di RS Salak Bogor dan 8 lainnya di Pos Kesehatan Stasiun Bogor. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.