Sebelumnya
Marcos Jr, sejauh ini memimpin jajak pendapat. Nama dan sejarah keluarga Marcos dikenal sangat memecah belah. Keluarga itu merampas miliaran dolar dari negara, dan penerapan darurat militer Marcos pada 1972 menandai salah satu periode tergelap dalam sejarah negara itu.
Marcos Jr berusia 28 tahun ketika ayahnya digulingkan oleh Revolusi Kekuatan Rakyat 1986. Keluarga itu terpaksa melarikan diri dari Istana Malacañang dan pergi ke pengasingan. Para pengamat mengatakan bahwa, sejak saat itu, keluarga Marcos berniat untuk kembali ke jabatan tertinggi negara itu.
Baca juga : Lindungi Donbass, Putin: Saya Putuskan Operasi Militer Di Ukraina Timur
Ibu Marcos Jr, Imelda, sebelumnya menggambarkan kepresidenan sebagai "takdir" putranya. Marcos meninggal di pengasingan, tetapi keluarganya diizinkan untuk kembali ke Filipina pada tahun 1990-an. Mereka lalu muncul kembali di hadapan publik.
Marcos Jr kemudian terpilih sebagai gubernur Ilocos Norte, seorang anggota kongres dan seorang senator. Pada tahun 2016, ia mencalonkan diri sebagai wakil presiden, tetapi kalah dari Leni Robredo. Leni Robredo adalah seorang pengacara hak asasi manusia yang sekarang bersaing dengannya dalam pemilihan presiden.
Baca juga : DWP Kemendagri Dukung Pemulihan Kesehatan Mental Dan Ekonomi Di Masa Pandemi
Marcos Jr menyangkal pelanggaran yang dilakukan di bawah pemerintahan ayahnya. Ia telah mengembangkan pengaruh media sosial yang memungkinkan keluarganya mempunyai citra yang baik.
Akun yang dikelola atau mendukung keluarga Marcos Jr menyebarkan informasi tentang rezim Marcos sebagai era keemasan. Marcos Jr berkampanye dengan slogan "bersama kita akan bangkit kembali", menjanjikan persatuan dan harapan.
Baca juga : Menaker Ida Dukung Pendirian BLK Manokwari Selatan
Ia juga menyatakan akan memprioritaskan biaya hidup dan pekerjaan. Namun, Marcos Jr tidak ikut serta dalam debat presiden. Ia menghindari pertanyaan media yang sulit, termasuk tentang warisan ayahnya, kekayaan keluarganya yang berasal dari duit negara.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.