BREAKING NEWS
 

200 Serangan Terhadap Faskes Di Ukraina Terverifikasi, WHO Minta Rusia Hentikan Perang

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 10 Mei 2022 20:08 WIB
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat serah terima bantuan 20 ambulans segala medan, dengan Deputi Menkes Ukraina, Iryna Mykychak, Senin (9/5). (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak Rusia mengakhiri konflik di Ukraina. Menyusul verifikasi atas 200 serangan terhadap fasilitas kesehatan (faskes) di Ukraina, sejak perang berawal pada 24 Februari silam. 

"Saya sangat tersentuh ​​dengan apa yang saya lihat dan dengar. Serangan terhadap fasilitas kesehatan harus segera dihentikan," ujar Tedros dalam kunjungannya ke Kiev, seperti dilansir CNN International, Selasa (10/5).

Adsense

Baca juga : Daftar Smartphone POCO Dengan Spesifikasi Maksimal Untuk Rayakan Lebaran

"Ada satu obat yang tidak dapat diberikan WHO, dan dibutuhkan Ukraina lebih dari yang lain. Obat itu bernama perdamaian. Karena itu, kami terus menyerukan Federasi Rusia, untuk menghentikan perang ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tedros menegaskan, WHO akan terus mendukung sistem perawatan kesehatan Ukraina.

Baca juga : Berikan Layanan Terbaik Bagi Peserta, TASPEN Teken Kerja Sama Dengan Mitra Layanan Perbankan

Terlepas dari kehancuran yang disaksikannya, Tedros mengaku melihat "ketahanan yang luar biasa" di Ukraina. Ketika orang-orang berjuang memulihkan hidup mereka.

"Ini sangat mempengaruhi saya secara pribadi. Saya tahu dampaknya. Saya tahu kehancuran perang secara langsung. Saya merasa sangat, sangat sedih ketika Rusia menginvasi Ukraina," pungkas Tedros. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense