BREAKING NEWS
 

Wawancara Rakyat Merdeka Dengan Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdul Aziz Al-Kawari Terkait Qatar Years of Culture 2023

Indonesia Jantung Asia Tenggara

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 8 Juni 2023 08:00 WIB
Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdulaziz Al-Kawari saat diwawancara Tim Redaksi Rakyat Merdeka RM.id, Mellani Eka Mahayana dan Muhammad Rusmadi, di Jakarta, kemarin. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Bagaimana dengan peran perempuan di berbagai sektor di Qatar?

Sangat penting. Kemente­rian Luar Negeri Qatar juga sangat bangga bisa menugaskan banyak delegasi perempuan. Tentu saja peran perempuan Qatar juga akan menjadi poin penting dalam acara pertukaran budaya ini.

Qatar mendukung kesetaraan bagi semua orang, tidak peduli apa gendernya. Perempuan memiliki peran penting dan aktif di semua level, bahkan hingga level politik.

Baca juga : Indonesia-India Makin Lengket

Kami memiliki menteri-men­teri perempuan, duta besar dan dosen-dosen perempuan di uni­versitas-universitas kami. Lebih dari 50 persen mahasiswa yang terdaftar adalah perempuan. Jadi, jumlahnya sudah setara atau justru hampir lebih dari 50 persen.

Perlindungan hak-hak perem­puan juga menjadi isu penting bagi Qatar. Kami memper­juangkan hak perempuan untuk mendukung perkembangan visi dan misi kami.

Adsense

Apakah Qatar Years of Culture merupakan salah satu cara anda menyebarkan pemahaman mengenai negara Arab kepada dunia?

Baca juga : Tinggal Kunci Mobil Mewah Di Parkiran

Secara geografis, kami berada di antara gurun dan lautan. Ini menjadikan kami berpandangan terbuka dan menerima orang dari berbagai jenis dan kalangan. Qatar juga merupakan negara yang masih cukup muda, yang mendapatkan kemerdekaan pada 1971.

Kini Qatar bekerja sama dengan semua negara dan kami menggunakan diplomasi bu­daya secara aktif. Kami yakin pentingnya budaya dan agama harus dipahami. Kami yakin semua orang tahu budaya Arab bagaimana, karena budaya kami juga tidak jauh berbeda. Tujuan kami adalah untuk membuat ma­syarakat luas memahami budaya kami dan begitu juga sebaliknya. Ini semua demi memperkuat hubungan di segala aspek.

Bagaimana dengan Prancis yang sempat ragu mengada­kan Qatar Years of Culture?

Baca juga : Batik Bakal Hiasi Mobil Hyundai Edisi Khusus

Saat saya menjadi duta besar untuk Prancis, di awal-awal Qatar Years of Culture dimulai, saya mengajak Prancis untuk menjadi mitra. Namun, mereka ragu. Mungkin karena mereka ti­dak begitu yakin dengan budaya Qatar dan seperti kebanyakan negara Eropa, mereka merasa superior dari negara lain.

Saat mereka sadar bahwa kami sangat serius, dan melihat dampak positif dari Qatar Years of Culture dengan negara lain, Prancis lalu tertarik dan minta untuk segera mengadakan acara tersebut. Qatar mengadakan Years of Culture dengan Pran­cis sebagai mitra pada 2020. Acaranya sukses luar biasa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense