Sebelumnya
MRT Jakarta koridor Timur-Barat akan terintegrasi dengan koridor Utara-Selatan dengan titik temu di Stasiun Thamrin, yang kini sedang dibangun.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Kantor Japan International Cooperation Agency (JICA) Jakarta, Yasui Takehiro menjelaskan kinerja MRT Jakarta koridor Utara-Selatan. Dia mencatat, tingkat ketepatan waktu dan kondisi stasiun membuat pengguna menjadi nyaman.
Baca juga : Gaya Hidup MewahAnak SYL Dibongkar
“Jadi mungkin anda bisa melihat, pengoperasian MRT Jakarta, menurut informasi yang saya peroleh, 99,9 persen ketepatan waktu bisa dicapai,” kata Takehiro.
Dengan memperluas cakupan proyek MRT Jakarta ke koridor Timur-Barat, Takehiro ingin membuktikan kuatnya kerja sama antara Jepang dan Indonesia. “Ini merupakan kerja sama yang cukup simbolis antara Jepang dan Indonesia. Di Jepang, proyek ini diakui sebagai salah satu proyek kerja sama terpenting yang menghubungkan Jepang dan Indonesia,” ucapnya.
Baca juga : Naomi Zaskia, Peluk Politisi Beristri?
Sebelumnya, mengutip laman resmi MRT Jakarta, Pemerintah Indonesia dan JICA menandatangani risalah pembahasan penilaian (Minutes of Discussion/MoD of Appraisal Mission) proyek MRT Koridor Timur--Barat (East–West) Fase 1 Tahap 1 pada Sabtu (11/11/2023) lalu di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 14 Mei 2024 dengan judul "Rp 14 T Untuk Proyek MRT Medansatria-Tomang Dikucurin, Bukti Hubungan Kita Dan Jepang Menguat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.