BREAKING NEWS
 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minta Israel Stop Pembantaian Di Gaza

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 7 Juli 2024 21:55 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: Anadolu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Israel untuk menghentikan serangan tak manusiawi di Gaza.

"Israel harus menghentikan pembantaian dan mengakhiri serangan tidak manusiawi ini," kata Presiden Erdogan kepada wartawan dalam penerbangan dari Jerman, seperti dilansir Anadolu, Minggu (7/7/2024).

"Sampai saat ini, Israel-lah yang bersikeras melakukan serangan dan pembantaian yang berkelanjutan. Israel-lah yang menginjak-injak hak asasi manusia dan hukum internasional," tegasnya.

Erdogan juga menyatakan keprihatinan atas ambisi regional Israel. "Mereka (pemimpin Israel) mengancam Lebanon demi kepuasan belaka. Israel harus meninggalkan niatnya untuk menyebarkan konflik di wilayah tersebut," paparnya.

Hubungan Turki-Suriah

Baca juga : Presiden & Wapres Komentari Pemecatan Ketua KPU

Dalam kesempatan tersebut, Erdogan juga mengisyaratkan potensi pemulihan hubungan Turki-Suriah.

"Kami akan membalas pendekatan Presiden Bashar al-Assad, yang mengambil langkah untuk meningkatkan hubungan dengan Turki," kata Erdogan.

Adsense

"Kami akan memperpanjang undangan ke Assad. Kami ingin membawa hubungan Turki-Suriah kembali ke titik yang sama seperti di masa lalu," sambungnya.

Seperti diketahui, Turki memutuskan hubungan dengan Suriah pada 2011 setelah perang saudara Suriah pecah. Ketika itu, Turki mendukung pemberontak yang ingin menggulingkan Assad.

Baca juga : Imigrasi Sukabumi Amankan 28 Imigran Gelap Di Pantai Muara Cikaso

Mereka telah melakukan beberapa operasi militer lintas batas melawan militan yang disebut mengancam keamanan nasionalnya, dan membentuk "zona aman" di Suriah utara, tempat pasukan Turki sekarang ini.

Relasi Turki-Iran

Erdogan juga menggarisbawahi pentingnya hubungan sejarah dan budaya antara Turki dan Iran.

"Iran adalah tetangga penting. Kami memiliki ikatan sejarah dan budaya. Saya berharap, hubungan Turki-Iran dapat berkembang ke arah yang positif di kepemimpinan Iran yang baru," tutur Erdogan.

Kemitraan Turki-Inggris

Erdogan bertekad untuk terus memperkuat hubungan Turki dengan Inggris.

Baca juga : Israel Diramal Kedodoran Perang Lawan Hizbullah

"Kami akan terus meningkatkan hubungan di berbagai sektor dengan sekutu kami, Inggris dalam periode kepemimpinan baru," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense