BREAKING NEWS
 

Korban Sandera Abu Sayyaf

Satu WNI Tewas, Kemlu Berjuang Pulangkan 4 Lainnya

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 30 September 2020 22:22 WIB
Joint Task Force Sulu dalam operasi menyelamatkn korban penyanderaan di Provinsi Sulu. (Foto NET)

RM.id  Rakyat Merdeka - Satu dari lima warga negara Indonesia yang disandera milisi Abu Sayyaf Group (ASG) di Filipina, tewas. Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, WNI berinisial LB, tewas dalam kontak senjata antara aparat Filipina, Joint Task Force Sulu dan 45th Batalyon Infantry dengan kelompok ASG, di Provinsi Sulu.

Kejadian tersebut pada Rabu pagi (30/9) waktu setempat. Jenazah sudah langsung diterbangkan dari Sulu ke Zamboanga untuk dimakamkan di sana.

Baca juga : Jaktour dan Sarana Jaya Gelar Lomba Virtual di HUT Kemerdekaan RI

"Saya mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya WNI," kata Retno dalam jumpa pers virtual, Rabu (30/9).

Adsense

"Kementerian Luar Negeri telah menyampaikan secara langsung berita duka ini kepada keluarga dan Pemda Buton, Sulawesi Tenggara," sambung Retno.

Baca juga : Gara-gara Satu Pasien Covid Berkeliaran, Bhutan Lakukan Lockdown Nasional

Jasad LB tengah disemayamkan di Funeral House di Zamboaga. Dokumentasi kematian dan kelengkapan lainya, sedang diproses.

Sementara itu, mengenai nasib empat WNI lainnya yang masih dalam sekapan Abu Sayyaf, Retno tengah mengupayakan pengembalian mereka ke kampung halaman masing-masing.

Baca juga : Trump: Yang Penting Ekonomi Rebound Lagi

"Kami akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan otoritas Filipina mengenai nasib empat sandera lainnya," lanjutnya. 

"ArmedForces of Philipines (AFP) telah memberikan komitmen untuk menemukan dan menyelamatkan mereka," tandas Retno.[DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense