BREAKING NEWS
 

Kerja Sama Dengan Kemlu, Unimal Gelar Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 30 November 2020 22:27 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Malikussaleh (Unimal) bersama Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BP2K) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaksanakan kegiatan Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI secara daring pada Selasa, (24/11/2020).

Forum Debriefing adalah wadah penyampaian pertanggungjawaban. Bagi para Kepala Perwakilan RI yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya di luar negeri selama periode tertentu di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Melalui forum ini, dapat diperoleh informasi mengenai pelaksanaan visi dan misi pemerintahan di negara/wilayah akreditasi, serta masalah melaksanakan hubungan bilateral kedua negara.

Adsense

Baca juga : Sepakati Kerja Sama dengan BSD, KAI Bangun Stasiun Baru di Kabupaten Tangerang

Forum Debriefing Tahun 2020 melibatkan 34 Duta Besar yang telah menyelesaikan tugas penempatan baik Kawasan Asia Pasifik dan Afrika maupun Kawasan Amerika dan Eropa. “Para Duta Besar bertindak sebagai narasumber,” ujar Dr Azhari, Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama Unimal.

Menurutnya, Forum Debriefing menghadirkan Duta Besar Diennaryati Tjokrosuprihatono (Duta Besar LBBP RI untuk Republik Ekuador, berkedudukan di Quito, periode 2016-2020) dan Duta Besar I Gusti Agung Wesaka Puja (Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Belanda, berkedudukan di Den Haag, Periode 2016-2020).

Baca juga : HNW Ajak Pilih Calon Kepala Daerah Pro Rakyat

Rektor Unimal, Dr Herman Fithra Asean Eng juga memberikan sambutan dalam kegiatan yang  dibuka Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Amerika dan Eropa, Dr Ben Perkasa Drajat.[MEL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense