Sebelumnya
Pada Juni 2017, Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan ekonomi dan diplomatik dengan Qatar. Mereka juga memberlakukan blokade darat, laut dan udara. Langkah itu dilakukan karena Qatar dianggap mendukung terorisme dan terlalu dekat dengan Iran.
Qatar telah berulang kali membantah tuduhan tersebut dan mengatakan, tidak ada pembenaran yang sah untuk pemutusan hubungan. Kuwait telah menjadi penengah antara Qatar dan empat negara Arab tersebut.
Baca juga : Kejar Narsum Antara Jakarta Dan Karawang
Trump Ngaku Berjasa
Menurut sumber Gedung Putih, perdamaian itu berkat Amerika Serikat (AS) yang menjadi penengah. “Kami berhasil membuat terobosan dalam pertikaian di dalam Dewan Kerja Sama Teluk,” kata sumber tersebut, dikutip Reuters.
Baca juga : Petronas Yakin Rossi Masih Bisa Juara
Disebutkan juga, Presiden AS Donald Trump menugaskan sang menantu yang merupakan Penasihat Presiden Bidang Timur Tengah, Jared Kushner, untuk melakukan negosiasi dengan para pihak yang bertikai ini. Perundingan itu dilakukan melalui sambungan telepon.
Kushner dilaporkan juga menghadiri KTT GCC pertemuan itu. Ia didampingi Utusan AS untuk Timur Tengah Avi Berkowitz, dan penasihat khusus Kementerian Luar Negeri AS, Brian Hook.
Baca juga : Liburan Nataru Di Rumah Aja, Jangan Keluar Dan Tertular
Selama ini, Kushner juga terlibat dalam memuluskan kesepakatan normalisasi sejumlah negara dengan Israel. Yakni UEA, Bahrain, Sudan dan Maroko. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.