BREAKING NEWS
 

Lockdown Pekan Ketiga, Sydney Dibayangi Penyebaran Varian Delta

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 12 Juli 2021 13:28 WIB
Kota Sydney di tengah masa lockdown (Foto: Net)

 Sebelumnya 
Sebanyak 63 orang dirawat di rumah sakit, 18 di antaranya menjalani perawatan intensif.

Lansia wanita berusia 90-an menjadi korban kematian Covid-19 pertama di negara Australia pada tahun ini.

Hanya sekitar 11 persen dari populasi orang dewasa Australia yang berjumlah lebih dari 20,5 juta, telah divaksinasi lengkap.

Baca juga : Bikin Gerakan Kebaikan, Hijacket Bagi-bagi Jaket Buat Ustazah

Panduan kesehatan federal merekomendasikan penggunaan vaksin AstraZeneca produksi lokal, untuk kelompok usia 60 tahun ke atas, karena isu pembekuan darah. Sedangkan vaksin Pfizer yang diimpor saat ini, dibatasi untuk orang berusia 40 hingga 60 tahun karena keterbatasan pasokan.

Namun, pejabat New South Wales pada hari ini mengatakan, pusat vaksinasi dan apotek negara bagian akan diberi wewenang untuk memberikan vaksin AstraZeneca kepada siapa pun yang berusia di atas 40 tahun.

Kepala Satgas Vaksinasi Covid-19 Letnan Jenderal John Frewen mempromosikan iklan yang menunjukkan seorang wanita muda yang diintubasi di ranjang rumah sakit, tengah berjuang untuk bernapas. Wanita muda mendesak orang untuk divaksinasi. Demi mendukung vaksinasi. 

Baca juga : Biang Keroknya, Varian Delta

Pemerintah federal menggandakan pesanannya untuk vaksin Pfizer pada April 2021 menjadi 40 juta. Cukup untuk empat per lima populasi.

Mulai minggu depan, akan datang pengiriman mingguan sekitar 1 juta dosis.

Australia juga telah memesan 10 juta dosis vaksin Moderna, dengan 1 juta pertama akan dikirimkan pada September 2021. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense