Sebelumnya
Bantahan PM Ceko
Perdana Menteri Ceko Andrej Babis disebut gagal mendeklarasikan perusahaan investasi lepas pantai, untuk membeli puri senilai 22 juta dolar AS atau Rp 313,62 miliar di selatan Prancis.
Andrej Babis yang akan menghadapi Pemilu pada akhir pekan mengatakan pengungkapan itu sebagai upaya menodai reputasinya, serta dapat mempengaruhi hasil Pemilu Ceko.
"Jelas, saya tidak melakukannya. Itu sesuatu yang ilegal atau salah," tegas Andrej Babis kepada Kantor Berita Ceko, CTK.
Ring 1 PM Pakistan
Anggota lingkaran dalam Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, termasuk menteri kabinet dan keluarga mereka, disebut memiliki perusahaan dan perwalian yang memegang jutaan dolar AS, secara diam-diam.
Baca juga : Kartunis Swedia Yang Ilustrasikan Nabi Muhammad Dengan Badan Anjing, Tewas Tabrakan
Lewat cuitan Twitter-nya, Khan menyambut baik temuan tersebut. Ia menyebut, investigasi tersebut mengungkap kekayaan para elit yang diperoleh secara tidak sah, terakumulasi melalui penghindaran pajak dan korupsi. Serta dicuci ke surga' finansial.
Ia berjanji, pemerintahannya akan menyelidiki hal-hal yang tidak beres terkait hal tersebut.
Kekasih Gelap Putin
Nama Presiden Rusia Vladimir Putin tidak disebutkan secara langsung dalam dokumen tersebut. Namun, The Washington Post melaporkan, nama Putin terkoneksi melalui rekanan ke aset rahasia di Monako. Berupa rumah tepi laut yang diperoleh seorang wanita Rusia, yang diyakini telah memiliki anak dengan Putin.
Pengalihan Saham Presiden Ukraina
Secara terpisah, dokumen-dokumen tersebut tampaknya menunjukkan bahwa firma hukum Presiden Nicos Anastasiades dari Siprus menyembunyikan identitas pemilik beberapa perusahaan lepas pantai. Seorang mantan politisi Rusia yang dituduh melakukan penggelapan.
Baca juga : Good News, Akhir Oktober, Inggris Bakal Coret RI Dari Daftar Merah Covid-19
Namun, BBC mengatakan, perusahaan tersebut membantah tuduhan itu.
Menurut temuan itu, sebelum terpilih sebagai presiden Ukraina pada 2019, Volodymyr Zelensky mengalihkan sahamnya di sebuah perusahaan lepas pantai rahasia.
Gedung Milik Blair
Seorang kritikus blak-blakan tentang celah pajak. Mantan PM Inggris Tony Blair dan istrinya diketahui telah membeli sebuah bangunan senilai 8,8 juta dolar AS atau Rp 125,45 miliar di London pada 2017, dengan membeli perusahaan British Virgin Islands yang memilikinya.
Menurut hukum Inggris, itu sama saja dengan menghindari membayar pajak ratusan ribu dolar.
BBC mencatat, tidak ada indikasi keluarga Blair menyembunyikan kekayaan mereka. Cherie Blair mengatakan, properti itu telah diposisikan di bawah aturan Inggris.
Baca juga : Dubes Tantowi Yahya, Hadiahi Batik Karya Sendiri Buat Gubernur Jenderal Selandia Baru
Shakira, Schiffer dan Tendulkar
Bocornya dokumen ini tak hanya mengaitkan nama politisi. Tokoh masyarakat yang terkait dengan aset luar negeri, juga ikut terseret. Di dalamnya, ada nama penyanyi Kolombia Shakira, supermodel Jerman Claudia Schiffer, dan legenda kriket India Sachin Tendulkar.
Namun, pengacara ketiganya mengatakan kepada ICIJ, bahwa investasi itu sah dan tidak menghindari pajak. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.