Sebelumnya
Dari sana, pertemuan sesi pertama dimulai, yaitu sesi mengenai ekonomi dan kesehatan global. Setelah itu, Jokowi menjadi pembicara di acara side event mengenai dukungan usaha kecil dan menengah dan bisnis milik perempuan.
Kemudian eks Wali Kota Solo itu lanjut menghadiri acara budaya dan jamuan makan malam yang akan dituanrumahi oleh Perdana Menteri Italia. Selain menghadiri KTT G20, Jokowi juga melakukan pertemuan bilateral paling tidak dengan enam pemimpin, dari Australia, Prancis, India, Turki, Italia, dan Bank Dunia.
Baca juga : Tingkatan Daya Saing UMKM, Dapat Perkuat Ekonomi Indonesia
Di akhir KTT ini, Jokowi akan menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Italia, sesuai kesepakatan KTT G20 ke-15 di Riyadh, Arab Saudi. Ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai Presidensi G20 sejak dibentuknya G20 pada 1999.
Apa untungnya jadi ruang rumah KTT G20? Menkeu Sri Mulyani mengatakan, posisi Indonesia dalam kepemimpinan G20 menjadi bagian penting terutama untuk mendeteksi dan mengatasi ancaman kesehatan di masa depan.
Baca juga : Tiba Di Roma, Presiden Jokowi Disambut Dubes Esti Andayani
“Pandemi ini harus segera kita respons. Kita perlu memastikan ada cara untuk mendeteksi dan mengatasi ancaman kesehatan di masa depan. Kita perlu memperkuat peran dan meningkatkan capaian WHO, dan kita perlu memastikan ketersediaan pembiayaan yang cukup untuk melakukan semua itu,” kata Sri Mulyani, kemarin.
Sebagai pemegang Presidensi G20 selanjutnya, lanjut Sri Mulyani, Indonesia akan memanfaatkan kesempatan untuk membuat komitmen yang tegas untuk bertindak.
Baca juga : Jokowi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kebangsaan
“Karena kami percaya sangat penting untuk memfasilitasi upaya global untuk pulih bersama dan pulih lebih kuat,” jelas Sri Mulyani.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menilai, Presidensi Indonesia dalam kelompok G20 bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan perdagangan Indonesia. Kata dia, posisi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan nasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.