Sebelumnya
Dalam implementasi pelaksanaan, penyusunan anjab dan ABK ini dibuat berbasis aplikasi, guna memudahkan ASN dalam meng-input data. Sehingga keuntungan yang diperoleh dapat memudahkan proses integritas dan peta jabatan lebih praktis.
“Semua itu memegang peranan penting dan mendasar, serta merupakan titik awal perencanaan berupa jumlah, kualitas dalam rekruitmen dan penempatan, serta penentuan besaran organisasi, dan dalam pengembangan SDM aparatur berupa kinerja, peningkatan kompetensi serta penghasilannya,” jelas Anwar.
Baca juga : Dharma Wanita Kemenkop Gelar Baksos di Masa Pandemi
Dia juga mengapresiasi unit kerja yang telah menetapkan hasil anjab dan ABK di lingkungan Kemnaker. Di antaranya, Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker & K3), Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial, serta Biro Hubungan Masyarakat.
“Kepada para peserta diharapkan dapat memahami secara baik dan mampu melakukan anjab, ABK dan perhitungan jumlah kebutuhan pegawai, serta evaluasi kembali jabatan yang telah disusun di lingkungan unit kerja masing-masing,” papar mantan Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) itu.
Baca juga : Dukung Penyandang Disabilitas, Bank Permata Gelar Bimbingan Kewirausahaan
Pada kesempatan ini, Anwar juga mengucapkan terima kasih kepada Analis Kebijakan Ahli Utama, Haris Faozan, beserta Tim dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), atas dukungannya, sehingga penyusunan anjab dan ABK di Kemnaker dapat terselenggara dengan baik. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.