BREAKING NEWS
 

Teosofi Haji (37)

Ada Apa Di Dalam Kabah?

Selasa, 2 Juli 2024 06:19 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertanyaan sering dilontarkan para peziarah Ka’bah, baik dalam iba­dah umrah maupun ibadah haji ialah ada apa di dalam Ka’bah? Ka’bah adalah bangunan malaikat untuk dijadikan rumah pertobatan Nabi Adam dan isterinya setelah keduanya jatuh dari langit kebahagiaan ke bumi penderitaan.

Penulis juga dulu mem­bayangkan ada semacam barang antik atau benda-benda sakral yang langka dipelihara secara turun temurun di dalamnya. Pernah juga terlintas se­buah bangunan unik dan artistik di dalamnya sebagai warisan malaikat sang pencipta Ka’bah.

Baca juga : Rahasia Di Balik Pakaian Ihram

Ketika masih di Pondok, seorang kiyai pengajar Tafsir Jalalain mengu­raikan Q.S. Ali ‘Imran/3:96, tentang asal-usul pembangunan Ka’bah seb­agai rumah pertobatan Adam-Hawa, sejak itu saya penasaran, misteri apa sesungguhnya yang terdapat di dalam bangunan segi empat berbungkus kain hitam itu?

Mengapa Allah SWT menyebut penuh berkah di sekitarnya (barakna haulahu)? Mengapa disebut Baitullah? Betulkan Ka’bah miniatur Baitul Ma’mur? Doa saya ketika itu, ya Allah berikanlah kesempa­tan hambamu ini masuk ke dalam Ka’bah-Mu, meskipun pada waktu itu sama sekali belum punya bayangan, menengok Jakarta sebagai ibu kota RI juga belum terbayang bagi seorang anak pondok di sudut desa.

Baca juga : Allah: A God Dan The God

Akhirnya, kesempatan yang di­impikan itu tiba, ketika salah seorang Menteri Agama yang mengenal saya lebih dekat diundang untuk mencuci Ka’bah dan masuk ke dalamnya. Ketika pintu ka’bah dibuka dan tangga dipasang, pertanda sebentar lagi rombongan akan masuk. Tiba-tiba saja saya didatangi dua orang perempuan jamaah Paramadina merengek-rengek meminta saya untuk membimbingnya melaksanakan umrah, termasuk ke Tan’im men­gambil mikat. Saya menghadirkan teman untuk membimbingnya tetapi mereka memilih untuk tidak umrah kalau bukan saya membimbingnya.

Adsense

Kedua ibu ini mungkin kesempa­tan terakhir baginya untuk umrah karena faktor usia, sementara saya berkeyakinan masih ada kesempa­tan lain. Akhirnya, saya memilih mendampingi keduanya melaksanakan umrah dan mengurungkan niat ikut rombongan Menteri.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense