Tausiah Politik
Sebelumnya
Namun, melihat ketatnya persyaratan untuk menjadi anggota, apalagi sebagai pelatih, maka orang banyak mempertanyakan keberadaannya. Hasil penelitian Kementerian Agama juga menyebutkan Subud bukan agama, tetapi hanya sistem pendekatan diri berupa latihan kejiwaan. Subud melatih orang agar tidak terlalu terpengaruh dan tergantung pada nafsu, kehendak, dan akal pikiran. Kata Budhi Dharma tidak ada kaitannya secara struktural dan fungsional dengan agama Budha. PPK Subud lebih merupakan bimbingan spiritual untuk sampai kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Baca juga : Keberadaan Kepercayaan Kaharingan
Sistem kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sama dengan Islam, menganggap Allah Swt sebagai Tuhan YME. Ajaran kemanusiaannya lebih menekankan aspek kesamaan dan kebersamaan manusia sebagai khalifah Tuhan di bumi. Antara satu sama lain harus saling menghargai. Konsep kosmologi PPK Subud tidak jauh berbeda dengan Islam dan agama lain, alam raya adalah sahabat manusia, sama-sama sebagai makhluk yang tidak boleh dieksploitasi melampaui daya dukungnya. PPK Subud mengajarkan bagaimana manusia memperoleh derajat kesabaran, keikhlasan, dan kepasrahan lebih tinggi. PPK Subud menjadi terkenal dan diikuti oleh berbagai agama dan kepercayaan karena lebih mengedepankan aspek perennial agama, suatu pandangan yang lebih menekankan kesamaan antara satu agama dengan agama atau kepercayaan lain. Mungkin yang membedakan dengan tarekat atau aliran tasawuf yang mainstream karena pendekatannya memadukan rasio dan rasa, sehingga orang Barat pun banyak menjadi anggotanya.
Baca juga : Keberadaan ‘Aliran Kebatinan Perjalanan’
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Minggu, 8 Desember 2024 dengan judul "Beragama Dalam Keberagaman (34), Keberadaan Susila Budhi Dharma (Subud)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.