BREAKING NEWS
 

Berterima Kasih Kepada Hawa dan Maryam (1)

Sabtu, 20 Juni 2020 11:23 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - MARYAM(Islam) atau Maria (Kristen) adalah sosok figur perempuan yang luar biasa. Hanya karena kebesaran putranya, Nabi Isa AS atau Yesus Kristus, maka Maryam seolah tenggelam.Padahal banyak pribadi luhur yang patut dijadikan pelajaran berharga daripadanya.

Dalam Al-Qur’an,satu-satunya nama perempuan yang disebutkan secara eksplisit, bahkan menjadi nama surah tersendiri dengan 98 ayat yaitu surah Maryam (19).

Misteri Maryam dalam literatur Islam belum banyak diungkap. Akan tetapi dalam perspektif agama Yahudi dan Nashrani ditemukan sejumlah informasi. Dalam kitab-kitab Tafsir pun juga jarang menyingkap lebih jauh siapa sesungguhnya Maryam. Maryam lebih banyak dijelaskan sebagai ibu Nabi Isa AS yang lahir tanpa bapak.

Baca juga : Ajal

Peristiwa hamilnya Maryam tanpa pernah disentuh laki-laki cenderung diselesaikan dengan menyerahkan kepada kemahakuasaan Allah SWT, padahal ada sejumlah ayat menyatakan proses dan peran malaikat Jibril, seperti: "Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya)dari mereka;lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya,maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata:

Adsense

"Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yangbertakwa.Ia(Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". (Q.S.Maryam/1719).

Dalam tulisan ini tidak akan dikaji sudut pandang biologis Maryam dengan proses dan peran Jibril yang kemudian melahirkan Nabi Isa, akan tetapi tulisan ini akan mengkaji sudut pandang anesoterik kehadiran Maryam yang kemudian melahirkan Nabi Isa AS.

Baca juga : Pesantren dan Moderasi Umat (3)

Dalam pandangan esoteris, Maryam merupakan simbol orisinalitas kesucian (theoriginalholiness),kebalikannya Hawa merupakan simbol orisinalitas dosa(theoriginalsin).

Maryam dan Hawa simbol dari sepasang karakter feminin. Hawa menjadi simbol kejatuhan anak manusia ke bumi kehinaan dan Maryam menjadi simbol kenaikan anak manusia ke langit kesucian.

Karena Hawa menggoda suaminya, Adam, maka anak manusia jatuh ke lembah kehinaan dan karena sang perawan suci Maryam melahirkan Nabi Isa maka manusia diangkat kembali ke langit, kampung halaman pertama manusia. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense