BREAKING NEWS
 

Kerja Diambil Alih Robot, Pekerja Bisa Lakukan Ini

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 12 November 2019 23:48 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Fenomena beberapa bidang pekerjaan akan digantikan robot memunculkan kekhawatiran bagi angkatan kerja di Indonesia. Hal ini diakui pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker),  Direktur Bina Pemagangan, Siti Kustiati.

"Jadi terkait pekerjaan yang digantikan robot, paling banyak di sektor manufaktur di pabrik, kalau dulu di pabrik tekstil masih dikerjakan operator sekarang sudah mulai pakai robot," ujar Kustiati di Plataran Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (12/11).

Baca juga : Menpora Gendong Pelajar Disabilitas, Peparpenas Resmi Dibuka

Sayangnya, di sektor manufaktur Kemenaker tidak punya data secara mendetail bagian apa saja yang akan tergantikan robot. Namun, kata Kustiati pihaknya sudah meminta perusahaan untuk mengisi secara mendetail kebutuhan tenaga kerja.

Adsense

Kustiati juga mengatakan diprediksi akan ada 20 ribu tenaga kerja yang ter-PHK. Nah, di sinilah artinya perlu pemerintah turun langsung dengan menggalakkan program re-skilling untuk bisa diikuti mereka yang terkena PHK.

Baca juga : Pernah Dipidana, Antasari Tak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Re-skilling dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pekerja. Dengan begitu, pekerja yang tergusur robot bisa mendapatkan lapangan kerja lain. Re-skilling dikatakannya merupakan langkah awal pekerja menghadapi era digital.

"Melalui re-skilling, ada 20 ribu yang terPHK, bagi yang ingin melakukan re-skilling ke kompetensi yang lainnya," ungkap Kustiati.

Baca juga : Pertamina dan Rosneft Teken Kontrak Desain Kilang Minyak Tuban

Program ini bisa diikuti dengan mendaftar secara online di kios 3 in 1. Nantinya tenaga kerja bisa memilih mengikuti pelatihan dimana saja di sebanyak 305 Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia.

"Nanti masuk kios 3 in 1 atau bisa juga masuk di Sisnaker (Sistem Ketenagakerjaan) klik saja di situ. Nanti ada jadwal pelatihan apa saja dan di BLK mana saja," sarannya. [MEL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense