BREAKING NEWS
 

Cegah Kasus Pelecehan Di Angkutan Online Yang Makin Marak

Please, Jangan Lupa Klik Tombol Darurat Di Aplikasi

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 27 Desember 2021 06:47 WIB
Sopir taksi online tersangka pelecehan dan penganiayaan di Tambora, Jakarta Barat, Kamis (23/12/2021). (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi menyampaikan sejumlah poin penting yang perlu diingat penumpang untuk mencegah tindak kejahatan.

Pertama, penumpang angkutan online sebaiknya memastikan sopir yang mengantarnya memiliki identitas yang jelas. “Identitas tersebut, sebaiknya diingat atau dikirim ke orang terdekat,” sarannya.

Kedua, membuat kesepakatan dengan driver terkait rute perjalanan yang akan ditempuh. Jika merasa curiga dengan gelagat driver, langsung kirim data driver ke keluarga terdekat.

Baca juga : Ini Anggota TNI Yang Bantu Selebgram Rachel Vennya Kabur Dari Karantina

Ketiga, penumpang sebaiknya tidak duduk di bangku bagian depan tepat di sebelah pengemudi. Hal itu untuk menghindari tindak kejahatan yang dapat terjadi kapan saja.

Selain itu, Budi berpesan untuk aplikator agar lebih memperhatikan kegiatan para drivernya.

Adsense

“Kalau banyak masalah, nanti operator sendiri yang rugi. Masyarakat hilang kepercayaan dan akan meninggalkan taksi online,” ingatnya.

Baca juga : Cegah Lonjakan Kasus, Pemerintah Perketat Syarat Kedatangan Internasional Di Bali

Sanksi Tegas

Gojek mengutuk keras pelecahan seksual yang dilakukan oleh pengemudi GoCar.

“Akun oknum tersebut telah nonaktif. Kami juga berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini,” kata Senior Vice President Corporate Affairs Gojek, Rubi Purnomo, Sabtu (18/12).

Baca juga : BUMN Yang Sudah Sakit Parah, Opsinya Likuidasi

Hal sama disampaikan Grab Indonesia. Operator ini menyatakan tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun. Serta memastikan, pihaknya bakal menindak tegas mitra yang terbukti terlibat melakukan aksi kekerasan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense