BREAKING NEWS
 

Pasokan Air Macet, Warga Serbu Medsos PAM Jaya

Zaman Makin Canggih Kualitas Makin Buruk

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 11 Agustus 2022 07:30 WIB
Direktur Pelayanan PAM Jaya, Syahrul Hasan. (Foto: ANTARA).

 Sebelumnya 
“Pertama kita memang baru kick oftentang pengambil alihan, ini masa transisi. Kita ada proses due diligence, inventarisasi (permasalahan) dulu semua. Dari situ baru kita kemudian melakukan analisa kajian pada pipa yang terkena korosi,” tandasnya.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Perkotaan Nirwono Yoga mendorong, Pemprov DKI dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus mempercepat pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sistem penyediaan air minum di Jakarta. Tujuannya agar warga menggunakan air perpipaan dan tidak mengeksploitasi air tanah yang berdampak terhadap penurunan permukaan tanah.

“Harus dengan prioritas di mulai dari Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur bagian utara dan selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan,” kata Nirwono kepada Rakyat Merdeka, Rabu (10/8).

Baca juga : Pasokan Cabe Melimpah, Harga Si Pedas Turun

Jaringan perpipaan itu, kata dia, harus diutamakan di pemukiman padat penduduk dan kawasan komersial. Pada saat bersamaan Pemprov DKI, sarannya, dapat menerapkan secara bertahap zona larangan pengambilan air tanah.

“Di mulai dari kawasan industri, gedung perkantoran, perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga tingkat rumah tangga secara bertahap per wilayah,” jelas dia.

Selain itu, untuk menjaga pasokan air baku, Nirwono meminta, Pemprov DKI melakukan pelestarian sumber-sumber air baku. Mulai dari hutan lindung sumber mata air, pembenahan sungai dan perbaikan kualitas air sungai, revitalisasi situ, danau, embung, waduk sebagai daerah tangkapan atau penampung air.

Baca juga : Warga Kebon Pala Tetap Langganan Banjir

Juga melakukan penambahan luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai daerah resapan air.

“Serta restorasi kawasan pesisir dan reforestasi hutan mangrove atau pantai untuk menampung air bersih, mencegah abrasi pantai, meredam tsunami, mengendalikan banjir rob dan mencegah ancaman tenggelam,” paparnya.

Tak hanya itu, dia mendorong percepatan pembangunan Bendungan Karian di Banten, pemasok air baku bagian timur Jakarta dan dukungan Bendungan Jatiluhur harus segera dilakukan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense