Sebelumnya
“Anak saya yatim dan namanya sudah masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Daftar KJP dari kelas 4 sampai sekarang kelas 6 SD nggak dapat-dapat. Padahal saya tinggal ngontrak, kerja cuma serabutan. Saya harus kemana buat perjuangkan hak anak yatim supaya dapat KJP. Sedangkan teman anak saya yang orang punya malah dapat KJP. Sungguh miris @upt.p4op,” kata @khumayra_mumtaza.
“Masih kurang tepat sasaran yang penerima KJP @upt.p4op. Orang mampu dalam segala hal malah dapat. Yang kurang mampu malah nggak dapet,” ujar @farkhanibrashanum.
Baca juga : Lindungi Anak-anak Dari Kekerasan Di Jagat Maya
“Min @upt.p4op, peserta didik yang mestinya dapat malah nggak dapat, udah 3 tahun mengajukan. Peserta didik yang sekolah di swasta mahal malah dapat KJP,” ungkap @_rprya.
“Ada anak penerima KJP plus dari keluarga mampu, punya sablon, motor Nmax, mobil dan liburannya pun di hotel. Itu gimana sih seleksinya?” tanya @dheanhani.
Baca juga : Basarah: Hari Konstitusi Melengkapi Proklamasi Dan Kelahiran Pancasila
“Semoga yang dapat KJP disurvei rumah ke rumah, agar tepat sasaran. Saya yang masih ngontrak tapi tidak pernah dapat, yang punya rumah malah dapet,” keluh @iyazhazaiyach.
“Mohon disurvei (tempat tinggalnya) kembali data yang masuk dari wilayah Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) agar bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini tepat sasaran. Bukan karena saudaranya ini, itu atau kenal dekat ini, itu,” saran @immyaprilia.
Baca juga : Pemerintah Percepat Redistribusi Tanah dan Pemberdayaan Penerima Manfaat
Selain itu ada juga warganet yang menanyakan kenapa dananya belum cair. “Min kok KJP anak saya bulan ini belum keluar ya? Padahal temannya udah pada keluar,” kata @watisuciwd. “KJP anak saya nggak cair,” ujar @arifindnk010. “KJP plus tahap 1 yang baru kapan cair min?” tanya @anitablueyes. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.