BREAKING NEWS
 

Penumpang Bete Nunggu Bus Transjakarta 45 Menit

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Minggu, 9 April 2023 07:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Syafrin menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang angkutan umum tahun 2022 itu karena ojek online (ojol) dima­sukan sebagai angkutan umum.

“Sehingga dengan tambahan itu, maka keseluruhan menjadi 3.622.049 juta. Yang terbesar itu angkutan ojol, sekitar 1 juta penumpang tahun 2022,” bebernya.

Penumpang KRL menempati urutan kedua, mencapai 781 ribu orang penumpang. Kemudian Transjakarta 747 ribu, MRT 115 ribu dan angkutan roda 4 sekitar 500-an ribu.

Baca juga : PSI Tantang DPR Bentuk Pansus Transaksi Janggal Rp 349 Triliun

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan, sebagai angkutan umum Transjakarta tidak boleh berhenti berkembang. Transjakarta harus berinovasi untuk meningkatkan layanan.

Adsense

Agus bilang, Transjakarta me­miliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Terutama dalam hal operasional. Yakni, pengadaan armada yang dapat menampung penumpang. Serta akselerasi integrasi dengan moda transportasi lain.

“Ya kita lihat sendiri, bus Transjakarta penuh sesak dan jam tunggu kedatangan juga lama sekali. Ini harus segera dibenahi,” ujarnya.

Baca juga : Transaksi Bisa Rp 47 M/Bulan

Agus menilai, pelayanan Transjakarta saat ini sudah cu­kup optimal.

“Karena tarifnya kan tidak naik-naik juga. Tapi harus tetap diperbaiki soal jalur, kendaraan, keselamatan keamanannya,” tandasnya.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, di tengah upaya mencari tambahan pendapatan (non fare box), Transjakarta harus terus fokus untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan penumpang.

Baca juga : Gubernur Herman Deru Lantik Pj Bupati Apriyadi Jadi Sekda Muba Definitif

“Jalur bus harus steril dari kendaraan lain untuk menjamin kelancaran dan memastikan waktu tempuh lebih cepat ketimbang menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Djoko.

Menurut Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini, Transjakarta sangat memerlukan transformasi, mu­lai dari transformasi dalam hal mindset atau pola pikir, sumber daya manusia hingga transfor­masi pelayanan dan operasional.

“Termasuk di dalamnya trans­formasi digital. Harapannya, supaya bisa melakukan transfor­masi di sektor transportasi BRT maupun non-BRT Transjakarta,” kata dia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense