RM.id Rakyat Merdeka - Sodetan kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur belum bekerja sesuai harapan. Hujan yang turun pada Sabtu (4/11/2023), masih menyebabkan 54 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta kebanjiran. Puluhan RT tersebut tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Padahal, sebagian dari RT tersebut diproyeksikan bebas dari banjir akibat tumpahan kali Ciliwung. Namun nyatanya, 5 RT di Bidara Cina mengalami banjir dengan ketinggian 40-120 centimeter (cm).
Begitu juga di Kampung Melayu, 27 RT mengalami banjir dengan ketinggian 30-175 cm. Penyebab banjir di kedua kelurahan tersebut akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
Baca juga : Kulineran Di Pasar Badung Bali, Ganjar Pranowo Diserbu Warga Dan Pedagang
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berkilah, banjir terjadi karena terdapat kesalahan Standard Operating Procedure (SOP) Sodetan Ciliwung.
Heru bilang, seharusnya air langsung mengalir ke Sodetan Ciliwung tanpa harus menunggu kondisi tertentu.
“SOP-nya mau diperbaiki. Kalau bisa, begitu mengalir ke Kali Ciliwung itu masuk dulu ke sodetan. Kalau selama ini kan tunggu posisi tertentu baru dia mengalir,” ujar Heru, Selasa (7/11/2023).
Baca juga : Meriahnya Program Bugar Ceria Dari Relawan Kowarteg Ganjar Di Jakarta Barat
Karena itu, pihaknya bakal memperbaiki SOP Sodetan Ciliwung agar tidak terjadi banjir lagi. Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) bersama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sedang berkoordinasi terkait perubahan SOP tersebut.
“Saya minta langsung kebagi dua saja, sehingga di Bidara Cina tidak seperti kemarin,” kata Heru.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan, masih banjirnya wilayah yang seharusnya terdampak proyek Sodetan Ciliwung, membuktikan upaya penanganan banjir harus digenjot lagi.
Baca juga : Duh, Gaji 14 Ribu Nakes Jakarta Di Bawah UMR
“Artinya, upaya penanggulangan banjir belum dapat dikatakan siap, apalagi maksimal,” kata Rio.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.