RM.id Rakyat Merdeka - Kebon Sirih menuntut Program Latihan Kerja dijalankan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta harus lebih efektif dengan hasil yang terukur. Output kegiatan itu harus bisa mengurangi pengangguran.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta pada Februari 2024 menyebut Jakarta menjadi provinsi keempat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan angka 600 ribu atau 6,03 persen berbanding 10 juta penduduk.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus bisa melaksanakan Program Pelatihan Kerja sebagai instrumen untuk menekan angka pengangguran.
Ketua Komisi B Ismail meminta Program Pelatihan Kerja yang tiap tahun dilaksanakan Disnakertransgi harus lebih efektif dengan hasil yang terukur.
Baca juga : Manchester City Vs Manchester United, Duel Panas Berburu Gelar
“Kami memberi catatan agar mereka menguatkan kajian dengan melakukan kurasi dulu secara matang terkait jenis pelatihan yang akan mereka gulirkan,” kata Ismail dalam keterangannya dikutip Kamis (23/5/2024).
Setidaknya ada dua catatan yang diberikan untuk mempertajam Program Pelatihan Kerja. Pertama, Disnakertransgi harus memiliki kajian mendalam mengenai jenis pekerjaan yang luang untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Acuan pertama pastikan Program Latihan Kerja, output-nya, peserta hasil pelatihannya bisa diserap banyak di lapangan pekerjaan,” jelasnya.
Selain itu, sambung Ismail, pasca pelatihan, para pekerja bisa menjalankan perekonomian secara mandiri.
Baca juga : Rumor Pergantian Pelatih Chelsea, Pochettino Ditendang?
“Acuan lainnya, memungkinkan mereka mandiri berwirausaha. Jadi output dan outcome-nya dijadikan alat ukur,” imbuhnya.
Gelar Pelatihan
Suku Dinas (Sudin) Nakertransgi Jakarta Selatan (Jaksel) menargetkan 1.170 warga mengikuti pelatihan keterampilan pada 2024.
Kepala Sudin Nakertransgi Jaksel, Fidiyah Rokhim mengatakan, pelatihan ini bertujuan agar warga memiliki keterampilan kerja.
Baca juga : Zoe Levana, Rela Menjadi Selingkuhan?
“Harapan kami, para peserta mendapatkan pekerjaan atau membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.