BREAKING NEWS
 

Output Program Latihan Kerja Harus Terukur

DPRD Patok Peserta Nggak Nganggur Lagi

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 24 Mei 2024 06:50 WIB
warga Rumah Susun (Rusun) Karang Anyar saat mengikuti pelatihan desain grafis yang digelar oleh Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat di Rusun Karang Anyar, Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Senin (20/5/2024). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Fidi menjelaskan, 1.170 warga akan dilatih dua jenis pelatihan yang terdiri dari Jakpreneur dan keterampilan kerja. Untuk pelatihan Jakprenur ditargetkan diikuti 700 peserta dengan bidang pelatihan aneka minuman, kuliner, kriya, servis AC dan tata rias.

“Sementara pelatihan kerja, kami targetkan diikuti 470 peser­ta dengan dua bidang profesi, yakni keamanan dan menge­mudi,” ujarnya.

Pelatihan tersebut, lanjutnya, akan dibagi menjadi delapan kloter dengan jumlah peserta di setiap pelatihan berbeda-beda. Lokasi pelatihan akan dipusatkan di kantor Wali Kota, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Kelurahan dan Kecamatan.

Baca juga : Manchester City Vs Manchester United, Duel Panas Berburu Gelar

Fidi menambahkan, pihaknya menggaet perusahaan untuk mem­fasilitasi peserta pelatihan. Teruta­ma dalam wawancara kerja sesuai dengan keterampilan yang digeluti.

Hal serupa dilakukan Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat (Jak­pus). Pelaksana Tugas (Plt) Ke­pala Sudin Nakertransgi Jakpus Noviar Dinariyanti mengatakan, pihaknya akan menggelar pela­tihan mengemudi angkatan pertama 2024. Kegiatan ini akan diikuti 100 peserta.

“Tidak hanya diberikan pela­tihan dalam bentuk materi kelas dan praktik, peserta juga akan mendapat SIM A setelah lulus,” katanya, Senin (20/5/2024).

Baca juga : Rumor Pergantian Pelatih Chelsea, Pochettino Ditendang?

Noviar menjelaskan, kegiatan pelatihan akan berlangsung selama 12 hari kerja. Pada pelak­sanaan hari pertama berisi materi kelas terkait teknik mengemudi dan regulasi lalu lintas.

Kemudian, peserta akan mengikuti sesi praktik sebanyak 10 kali pertemuan. Setelahnya, pada hari terakhir mereka akan dibawa mengikuti ujian mendapatkan SIM A.

“Setelah mendapat SIM, kami berharap mereka bisa bekerja menjadi sopir atau menjadi driver taksi online,” harapnya.

Baca juga : Zoe Levana, Rela Menjadi Selingkuhan?

Kepala Seksi Pelatihan, Penem­patan, Produktivitas dan Transmi­grasi (P3T) Sudin Nakertransgi Jakpus Helazurine Lindane me­nambahkan, selama 2024, pihaknya berencana menggelar lima kegiatan pelatihan serupa lainnya.

“Tahun ini total ada enam angkatan. Pelaksanaan selanjutnya akan kami informasikan melalui media sosial atau informasi di kelurahan,” tandasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 24 Mei 2024 dengan judul Output Program Latihan Kerja Harus Terukur, DPRD Patok Peserta Nggak Nganggur Lagi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense