RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan akan memugar empat sekolah rusak tahun ini. Salah satunya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang kondisinya viral karena sudah ambruk hampir dua tahun namun belum diperbaiki.
Kini, kses menuju kelas-kelas SDN 09 yang rusak, telah dipasangi garis pembatas (line). Garis pembatas itu membentang di sepanjang koridor sekolah. Menutup jalur menuju ruang kelas yang rusak.
Tampak pula bagian bangunan lain di sekitar koridor yang masih berdiri, dan digunakan sebagai akses menuju ruang lainnya.
Terlihat juga papan pengumuman dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Baca juga : Tanjung Verde Bangkitkan Spanyol
Dalam papan itu tertulis, “Bangunan Ini Membahayakan Keamanan dan Keselamatan Lingkungan. Mohon memperhatikan keamanan dan keselamatan Anda di sekitar bangunan ini”. Demikian laporan reporter Rakyat Merdeka, Jumat (24/7/2026).
Hari itu, sekolah yang atapnya ambruk ini, sudah dikunjungi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. “Hari ini, secara khusus saya datang untuk memastikan kondisi SDN 09 yang sebenarnya,” ujar Pram saat meninjau.
Dia menemukan sejumlah bagian rangka bangunan masih dalam kondisi baik. Namun, sebagian lainnya telah berkarat, sehingga diduga menjadi penyebab ambruknya atap sekolah yang renovasi terakhirnya tahun 2011 ini.
“Di beberapa tempat, tadi kita lihat dengan gampang,” katanya.
Baca juga : Formula 1 Hungaria, Mercedes Waspadai Toto Wolff Tim Kuda Jingkrak
Pram menjelaskan, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembangunan 22 sekolah pada 2026.
Namun, keterbatasan anggaran akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dan kebijakan efisiensi, membuat hanya tujuh sekolah yang telah memiliki alokasi anggaran.
Meski demikian, Pram memutuskan, empat sekolah dengan kondisi paling memprihatinkan, akan mulai dibangun lebih cepat, karena berkaitan langsung dengan keselamatan peserta didik dan tenaga kependidikan.
“Kemarin, dalam rapat saya memutuskan, ada empat yang harus dibangun sekarang juga. Di antaranya adalah sekolah ini. Kenapa harus sekarang juga? Karena, kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” katanya.
Baca juga : Candaan Presiden: Kalau 3 Kancil Bersatu, Repot…
Empat sekolah yang diprioritaskan tersebut, meliputi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dengan anggaran Rp 48,1 miliar, SMA Negeri 102 Jakarta sebesar Rp 67,5 miliar, SDN Cempaka Putih Barat 03 sebesar Rp 48,4 miliar, serta SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 dengan anggaran Rp 74,1 miliar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.