Sebelumnya
Meski sebagian besar pakai masker, namun protokol jaga jarak diindahkan. Banyak orang yang beristirahat berkumpul dan berkerumun. Pengunjung, baik sendirian maupun datang bersama keluarga, masuk melalui pintu 5 dan 10. Antrean mulai nampak sekitar pukul 06.00.
Sebelum masuk, sejumlah protokol kesehatan dilakukan. Seperti wajib memakai masker, mencuci tangan hingga pengukuran suhu tubuh oleh petugas di depan gate.
Antreannya pun diberi jarak satu meter dengan tanda. Bagi pengunjung yang datang memakai mobil, pengukuran suhu tubuh dilakukan di area parkir saat masih di dalam mobil.
Di parkiran ini, ada fasilitas cuci tangan juga. Sayangnya, di dalam kawasan GBK, saking banyaknya warga terjadi kerumunan dan tak berjarak. Petugas kewalahan menghalau warga yang kumpul-kumpul. Petugas pun berkali-kali mengimbau warga untuk jaga jarak lewat pengeras suara.
Baca juga : Stefanus Ridwan: Pengunjung Aman Pakai Protokol Kesehatan
“Namanya lagi istirahat. Duduk berkumpul dengan keluarga, tapi tetap jaga jarak. Mulai berani keluar olahraga akhir pekan. Sudah dua kali ke GBK (selama pandemi),” kilah pria paruh baya yang mengaku datang ke GBK bersama dua anaknya.
Seorang petugas mengaku kesulitan mengatur warga. Baik saat memasuki GBK, apalagi saat di dalam kawasan. Jumlah petugas terbatas dibandingkan ribuan pengunjung. Jaga jarak pun belum optimal.
“Agak tertib di pintu masuk. Yang tak menggunakan masker, dilarang masuk. Suhu badan tidak boleh melewati 37,3. Di dalam, kita terus imbau lewat pengeras suara. Tapi masih banyak yang gak jaga jarak. Jumlah petugas sedikit,” ujar seorang petugas yang enggan disebut namanya.
Sekitar pukul 09.30, tercatat 13 ribu pengunjung yang memasuki kawasan GBK melalui pintu masuk 5. Menjelang siang, sekitar pukul 11.00, kerumunan warga mulai bubar.
Baca juga : Polisi Bakal Tindak Tegas Warga yang Masih Bandel Berkerumun
Petugas berhasil mengurai. Selain itu, ribuan warga juga sudah kelar olah raga. Hanya ada beberapa warga yang masih terlihat berolahraga baik lari, berjalan, maupun bersepeda di pelataran.
Minggu Depan Didenda
Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks GBK, Winarto menegaskan, secara kapasitas, jumlah pengunjung di GBK masih relatif sedikit. Sebab, kawasan GBK mampu menampung sekitar 300.000 orang.
“Kawasan Ring Road Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan diameter keliling 1.000 meter dan lebar jalur 20 hingga 25 meter, kapasitas sekitar 25.000 orang,” kata Winarto.
Baca juga : Duh, Bantuan APD Dari Pusat Belum Juga Disalurkan Ke Taput
Menurutnya, sejak di pintu masuk 5 dan 10, protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Setiap 5 hingga 10 menit, imbauan melalui pengeras suara dan petugas yang naik sepeda atau golf car menegur warga yang bergerombol. Hanya saja, susah mengatur perilaku warga yang masih suka bergerombol itu.
“Kami sedang meminta bantuan Satpol PP, kalau diperlukan lagi, supaya ada penegakan hukum dan denda. Mungkin Minggu depan, kita akan mulai law enforcement. Sebenarnya tak ingin ada denda, tapi kalau diingatkan susah, bagaimana," tandasnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.