Sebelumnya
Kecamatan Palmerah
Di Kelurahan Jatipulo: RW 5 (9 kasus aktif), RW 6 (4 kasus aktif), RW 7 (4 kasus aktif), RW 10 (13 kasus aktif).
Kecamatan Grogol Petamburan
Di Kelurahan Tomang: RW 2 (1 kasus), RW 10 (1 kasus), RW 5 (1 kasus), RW 11 (1 kasus), RW 6 (3 kasus), RW 12 (6 kasus), RW 7 (2 kasus), dan RW 13 (1 kasus).
Baca juga : Jakarta Jalani PSBB Transisi, Jam Operasional KRL Ditambah
Kecamatan Jatinegara
Di Kelurahan Kampung Melayu: RW 02 (12 kasus aktif)
Kecamatan Kemayoran
Di Kelurahan Kemayoran: RW 07 (9 kasus aktif).
Baca juga : Ditengah Pandemi Covid-19 Bisnis Kapal Tangker Tangguh
Gubernur Anies Baswedan menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum melihat tanda-tanda PSBB transisi perlu dihentikan.
Memang, apabila indikator menunjukkan keselamatan warga terancam, maka bukan tidak mungkin kembali menerapkan PSBB seperti sebelum masa transisi.
"Akan tetapi, sejauh ini dalam evaluasi terakhir, indikator itu tidak nampak. Artinya tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kita akan kembali ke PSBB," ujar Anies di Mal Kota Kasablanka, Kamis (18/6).
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan PSBB transisi per 5 Juni. Keputusan Anies memberlakukan PSBB transisi didasari skor yang diperoleh dari tiga faktor: epidemiologi, kesehatan publik, dan fasilitas kesehatan.
Baca juga : Di Tengah Pandemi Covid-19, Pisang Mas Kirana Makin Diburu Warga
Epidemiologi mendapat skor 75, kesehatan publik 70, sementara fasilitas kesehatan 100. Total skor dari ketiga faktor itu 76. Skor di atas 70 menunjukkan bahwa pembatasan sosial dapat dilonggarkan.
Meski begitu, Pemprov DKI juga tetap mewaspadai potensi lonjakan kasus positif virus Covid-19. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.