Sebelumnya
Di sini juga ada posko petugas terminal yang membantu penumpang mengisi CLM. Protokol kesehatan ketat diterapkan. Seperti jaga jarak, kewajiban pakai masker, hingga pengukuran suhu tubuh. Selain itu, penumpang tetap dibatasi, maksimal 50 persen kapasitas bus.
Sejauh ini, penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang mayoritas tujuan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. Seperti diketahui, sejak Selasa (14/7), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghapus SIKM.
Orang keluar masuk Jakarta baik dari bandara, terminal, maupun stasiun, tak lagi pakai SIKM. Pemprov DKI Jakarta menggantinya dengan CLM sebagai syarat izin keluar-masuk wilayah Jakarta di tengah pandemi Covid-19. Ini lebih mudah dari SIKM. Hanya mengisi lewat aplikasi.
Baca juga : Kesepakatan Nuklir JCPOA Terancam Berantakan!
Menanggapi itu, warga Jakarta Utara, Jufri mengatakan, ada keuntungannya dengan SIKM Jakarta dicabut. Yakni, terminal dan bandara ramai. Tetapi ada risikonya, virus corona atau Covid-19 makin menggila di Jakarta.
Buktinya, Selasa (21/7), terpapar positif 433 orang, penambahan harian tertinggi di Ibu Kota. Kemudian Rabu (22/7) sebanyak 392 orang positif corona, tertinggi penambahan harian dibanding provinsi lainnya.
“Gampang keluar masuk Jakarta, terminal dan bandara ramai, aktivitas ekonomi menggeliat, makanya corona pun menggila,’’ ujarnya.
Baca juga : Masyarakat Jangan Lengah, Virus Corona Masih Ada
Lonjakan Penumpang
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengklaim, terjadi lonjakan penumpang di terminal setelah SIKM ditiadakan. “Pada saat SIKM hanya satu dua orang di terminal. Sekarang hitungan kita sudah di angka 2.000-an per hari di terminal,” ujar Syafrin di Balai Kota, Rabu (22/7) .
Meski penumpang melonjak, pihaknya memperketat kontrol kepada orang yang keluar masuk Jakarta yakni dengan CLM. Melalui aplikasi ini, Pemprov DKI Jakarta dapat mendeteksi pergerakan masyarakat. “Ini semacam self assessment. Jadi kita mengimbau, isilah CLM dengan sebenar-benarnya. Karena di sana, hasil isian kita dinilai oleh sistem, kemudian diberi skor,” ingatnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.