RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melibatkan 6.000 personel TNI-Polri untuk mendisiplinkan protokol kesehatan Covid-19 di pasar dan mal Jakarta.
Pengawasan dan penegakan hukum di pasar dan mal akan dilakukan setiap hari.
Baca juga : Disiplin Protokol Kesehatan, Polda Metro Jaya Bentuk Satgas Gabungan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan mengontrol tempat yang berpotensi terjadi pelanggaran protokol kesehatan selama pengetatan Pembatasan Sosial Berakala Besar (PSBB).
"Kami akan sasar mal dan pasar secara rutin dan berkala untuk memutus penyebaran Virus Covid-19," kata Riza di Jakarta, Jumat (18/9).
Baca juga : Politisi Gerindra Pasang Badan Untuk Jokowi
Selain melibatkan TNI-Polri, Pemprov DKI juga mengerahkan 5.000 petugas Satpol PP dan 5.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengawasi jalannya PSBB secara rutin berpatroli.
“Pemprov DKI setiap hari dari Senin sampai Minggu. Pagi, siang, sore bahkan sampai malam keliling untuk memastikan semua warga patuhi protokol kesehatan," tegasnya.
Baca juga : Pedagang Keberatan Jika Preman Dilibatkan
Mantan anggota DPR ini meminta warga Jakarta mematuhi dan berdisiplin terhadap protokol kesehatan.
“Ini soal kemanusiaan. Butuh kesadaran dan kesungguhan bersama. Kita lihat berapa banyak saudara kita, keluarga kita yang terpapar, bahkan meninggal. Maka jangan menunggu jadi korban, baru kita sadar. Sekali lagi, Covid-19 itu ada di antara kita, bahkan ada di tubuh kita," imbaunya. (FAQ)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.