BREAKING NEWS
 

Tenang, Omicron Belum Masuk Ke Sini

Reporter & Editor :
APRIANTO
Kamis, 9 Desember 2021 07:45 WIB
Ilustrasi Covid-19 Omicron. (Foto: Dado Ruvic/Reuters)

 Sebelumnya 
Setelah bikin heboh, Pemkab Bekasi akhirnya mengakui kekeliruan informasi yang disampaikan. Berita yang sebelumnya tayang di website resmi milik Pemkab Bekasi, sudah dicabut.

Dalam klarifikasi, Pemkab Bekasi mengakui ada kekeliruan informasi soal Omicron terdeteksi di Cikarang. Kekeliruan terjadi, karena staf di bidang Humas dan Kominfo Pemkab Bekasi, salah mengutip pernyataannya saat rapat dengan para camat. Informasi yang keliru itulah, kemudian dikutip banyak media di Kabupatan Bekasi dalam bentuk berita.

Baca juga : Dinkes DKI Pastikan, Omicron Belum Masuk Jakarta

“Berita itu sudah kami tarik. Tidak ada yang mengatakan itu Omicron,” kata Sri Eny dalam keterangan resminya, kemarin

Benarkan Omicron memang belum masuk RI? Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman mengatakan, mungkin saja Omicron memang belum masuk tanah air. Tapi, bisa juga, Omicron sebenarnya sudah ada di Indonesia, tapi belum terdeteksi.

Baca juga : Pendukung Jokowi Belum Lirik Sandi, Mayoritas Berlabuh Ke Ganjar

Kok bisa? Alasannnya, karena lemahnya surveilans genomik di Tanah Air. Surveilans genomik adalah pelacakan dan pemantauan genom virus Corona. Di Indonesia, pemeriksaan WGS masih lemah atau 0,2 persen dari total kasus yang ada.

“Sehingga kemampuan kita dalam mendeteksi varian ini, memahami keberadaan varian ini, sangat kurang,” kata Dicky.

Baca juga : Sentimen Omicron Mereda, Rupiah Dibuka Joss

Untuk itu, ia berharap pemerintah segera meningkatkan surveilans genomik hingga mencapai 1 persen atau sama seperti Afrika Selatan 0,8 persen. Dengan demikian, pemerintah memiliki gambaran dan mengetahui pasti, apakah Omicron memang sudah masuk atau belum ke tanah air. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense