RM.id Rakyat Merdeka - Kasus dugaan korupsi di Kalimantan Barat, terus dilidik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi dengan penyidik Polda Kalimantan Barat (Kalbar), Bareskrim dan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI). Rapat koordinasi membahas penanganan dua kasus dugaan korupsi di Kalbar.
Dua perkara yang bakal diusut itu adalah penyimpangan pada pelaksanaan pembangunan Masjid Agung Melawi Sumber yang menggunakan dana APBD 2012-2015 dengan nilai anggaran sebesar Rp 13 miliar.
Kemudian, dugaan penyimpangan penyaluran dana bantuan khusus Desa dari BPKAD Kab Bengkayang kepada Kepala Desa di Wilayah Bengkayang yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkayang tahun anggaran 2017 dengan anggaran Rp 20 miliar.
Baca juga : Ketua DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Trafficking di Kalteng dan NTT
"Untuk kasus pembangunan Masjid Agung Melawi penyidikan telah dilakukan sejak 2016, sedangkan kasus dana bantuan khusus desa di Kabupaten Bengkayang telah dilakukan penyidikan sejak 2018 lalu," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Rabu (19/6).
Menurut Febri, sebagaimana amanat yang diberikan Undang-Undang, KPK memfasilitasi pertemuan pihak penyidik dan auditor BPK-RI, termasuk memberikan dukungan menghadirkan ahli serta dukungan lain yang dibutuhkan oleh tim.
Baca juga : IPW Duga Ada Penyalahgunaan Wewenang di Kasus Fortuner Berpelat Polri
Febri mengatakan, koordinasi dan supervisi ini dilakukan untuk menyelesaikan hambatan-hambatan perkara hingga masuk ke tahap berikutnya. Saat ini, dua perkara tersebut masih di tahap penyidikan."Mengumpulkan alat bukti serta proses perhitungan kerugian keuangan negara oleh Auditor BPK RI," ucap Febri.
Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan koordinasi dan supervisi pada tanggal 20 Februari 2019 di Mapolda Kalbar. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah sejumlah tahapan ini selesai dilakukan sesuai dengan hukum acara yang berlaku.
Baca juga : Ketum Muhammadiyah: Usut Tuntas Kasus Bom Kartasura
Rapat koordinasi berlangsung Gedung Merah Putih KPK Jakarta. Rapat dihadiri Tim Satgas Penindakan Koordinasi Wilayah IV KPK, sedangkan dari pihak Polda Kalbar dipimpin oleh Kasubdit Tipidkor AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo dan dari Bareskrim dihadiri oleh AKBP Sumarni dan AKBP Sugiyanto, serta tim auditor dari BPK-RI. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.