BREAKING NEWS
 

Tinjau Pabrik Di Palembang, Kapolri Minta Produksi Minyak Curah Ditingkatkan

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 1 April 2022 14:09 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pabrik minyak goreng di PT Tunas Baru Lampung (PT TBL), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (1/4). (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pabrik minyak goreng di PT Tunas Baru Lampung (PT TBL), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (1/4). Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga dari minyak goreng.

"Baru saja kita melaksanakan peninjauan untuk mengetahui secara langsung terkait produksi, khususnya minyak curah. Kita ingin pastikan setelah ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) minyak curah kita harapkan segera ada di pasar," ujar Sigit usai melakukan peninjauan.

Baca juga : PBB Pastikan Mesin Pengolah Limbah Trafo PPLI Ramah Lingkungan

Dia meminta pihak produsen untuk meningkatkan jumlah produksi, khususnya terhadap minyak goreng jenis curah. Apalagi, kata Sigit, PT TBL telah mendapatkan kuota produksi dari Kemenperin sebesar 1.400 ton untuk bulan April, yang tadinya hanya 560 ton/bulan di bulan Maret. 

Dengan peningkatan jumlah produksi tersebut, Sigit berharap, stok atau ketersediaan minyak goreng curah dalam aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan atau permintaan dari masyarakat.

Adsense

Baca juga : NasDem Minta Sahroni Mulai Turun Sapa Warga

"Tentunya kita ingin pastikan bahwa setiap hari produksi minyak curah betul-betul terdistribusi. Nanti setelah kebutuhan di Palembang terpenuhi, silahkan untuk diatur ke wilayah lain seperti Jambi dan wilayah lainnya sesuai kebutuhan yang akan diatur," imbau eks Kabareskrim Polri itu.

Meski begitu, dalam tinjauannya kali ini, Sigit mengaku pihak pabrik menyampaikan adanya sedikit permasalahan soal kekurangan bahan baku buah tandan segar. Mendengarnya,

Baca juga : Tinjau Pasar Muntilan, Kapolri Minta Pedagang Lapor Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Sigit menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut. "Kita harapkan produksi dari target yang diberikan Kemenperin betul-betul bisa dipenuhi oleh PT TBL," harap mantan Kapolda Banten itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense