BREAKING NEWS
 

Mudik Mau, Vaksin Ogah, Emang Mau Nularin Virus

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Minggu, 3 April 2022 07:00 WIB
Masih ada masyarakat yang menolak disuntik vaksin Covid-19. Padahal gratis, tidak bayar sama sekali. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Rozhkova)

 Sebelumnya 
Akun @Idnah mengatakan, vaksin dalam kondisi normal tidak penting. Namun, kata dia, dalam kondisi darurat seperti pandemi Covid sekarang ini, vaksin penting dan wajib.

“Kondisinya sama saat darurat perang, maka setiap warga negara yang memenuhi syarat maka wajib militer,” ujarnya.

Akun @Alex_T menegaskan, vaksinasi merupakan kewajiban dan bukan hak. Vaksinasi, kata dia, untuk kepentingan masyarakat untuk mendapatkan perlindungan dari wabah penyakit menular seperti virus Corona.

Baca juga : Yang Mau Mudik, Buruan Vaksin Lengkap Dan Booster

“Sedih masih ada sekelompok masyarakat yang nggak mau vaksin Covid-19,” ujar @ Sugiarto.

Menurut @Sugiarto, kelompok masyarakat yang tidak mau vaksin, adalah salah satunya yang membuat Indonesia sulit maju. Kata dia, kalau bukan penyakit yang super menular, Pemerintah tidak akan mewajibkan warganya untuk vaksin.

“Yang mau mudik Lebaran biar gak tes Antigen maupun tes PCR sebagai syarat perjalanannya, ikuti vaksin Booster karena gratis, dengan syarat sudah berjarak 6 bulan dari vaksin dosis kedua,” imbuh @Penyair_Berdiri.

Baca juga : Vaksinasi Jadi Syarat Nonton Justin Bieber

Ajakan serupa disuarakan @Catshiree. Dia mengajak masyarakat yang mau mudik untuk segera vaksin dan boosternya biar aman. Dia menegaskan, tidak ada larangan mudik asalkan sudah vaksin booster.

“Selalu mendukung vaksinasi dan prokes selama Bulan Ramadan ya gaess,” timpal @ Bulu_Mune.

Menurut @Bramantoro, menjadikan vaksin booster sebagai syarat mudik membuat minat warga mengikuti vaksin naik. Dia menilai, langkah Pemerintah mensyarat vaksin untuk mudik tepat guna.

Baca juga : PAN Tangsel Mau Bikin Satu Fraksi

Biar jera, @Badai30 mengusulkan kepada Pemerintah, untuk warga yang tidak mau vaksin dan tidak ada surat keterangan dokter atas kondisi tertentu, kalau terkena Covid-19 harus biaya sendiri. “BPJS kesehatan otomatis gak berlaku,” kata dia. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense