Sebelumnya
Menurut Mahfud, kondisi saat itu dengan saat ini sudah berbeda. Mahfud senang ketika ada nama-nama baru yang disebut potensial masuk ke bursa capres. "Sekarang muncul nama Anies bagus juga, Puan bagus juga, Ganjar bagus juga. Artinya nggak punya rasa bahwa harus berbenturan, harus apa," ungkapnya.
Lalu apa kata pengamat? Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menganggap, orang akan tetap curiga dengan berkumpulnya Sahabat Mahfud. Apalagi saat ini mulai ramai pembahasan soal pilpres.
Baca juga : Mahfud MD: Pemerintah Bangun Indonesia Dari Pinggiran
Selain itu, tren kemunculan atau komunitas pendorong tokoh semacam ini lumrah menjelang tahun pilpres. Namun, sangat kecil kemungkinan bagi Mahfud mendapat perhatian partai politik.
Alasannya klasik, karena faktor elektabilitas. Sejauh ini, Mahfud masih berada di luar 20 tokoh dengan elektabilitas di atas 1 persen.
Baca juga : Bursa Saham Merah, Rupiah Babak Belur
"Tren ketokohan nasional 2024 mengarah pada nama-nama baru. Ada Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono, Sandiaga Uno, Puan Maharani. Mahfud tidak lagi berada pada tren itu," pungkas Dedi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.