RM.id Rakyat Merdeka - Masyarakat sudah boleh membeli minyak goreng (migor) curah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. Maksimal 10 liter per orang mulai kemarin.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menjelaskan, ketersediaan stok minyak goreng, khususnya di Jakarta sudah terpenuhi.
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) membatasi jumlah pembelian minyak goreng curah maksimal dua liter per hari.
Baca juga : Asyik, Transjakarta Sediakan Bus Wisata Gratis
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, kebijakan tersebut diambil untuk membantu masyarakat. Khususnya Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) agar tidak tersendat akan kebutuhan minyak goreng curah.
“Penjual gorengan itu butuh minyak besar. Makanya dibolehkan. Jadi, nggak perlu datang tiap hari karena sudah nggak dibatasi,” kata Zulkifli.
Kendati begitu, untuk pembelian, baik UMKM maupun masyarakat umum, tetap menggunakan E-KTP.
Baca juga : Pengaruhi Ekonomi Global Dan APBN, Perang Rusia-Ukraina Semoga Tidak Lama
“Harga migor curah di Jakarta sudah stabil di angka Rp 14 ribu per liter. Saya sudah cek, sudah monitor memang tidak ada lagi yang antre,” tandas mantan Ketua MPR ini.
Netizen menyambut baik kebijakan Mendag yang kembali mengizinkan pembelian migor curah 10 liter per hari.
“Mantap Zulhas bukan omong belaka, tapi bukti nyata, dapur kembali aman terkendali,” puji @Tara_Div.
Baca juga : Tahanan KPK Sudah Boleh Dijenguk Langsung, Nih Syarat-Syaratnya
Senada juga disampaikan @ Serul. Dia berterima kasih untuk kebijakan bagus Menteri Zulkifli Hasan. Bahkan, dia mendoakan Zulhas senantiasa sehat selalu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.