Sebelumnya
Lebih lanjut, Kepala BSKAP mencontohkan penggunaan Rapor Pendidikan dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai wujud kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Di samping itu, juga sudah terjalin kerja sama yang baik antara dinas pendidikan/sekolah dengan pihak lain berupa kolaborasi kegiatan yang melibatkan Taman Baca Masyarakat (TBM), Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), mitra pembangunan, dan pihak swasta.
Baca juga : Kalah Pada Derbi Jatim, Momen Pembelajaran Singo Edan
Pada sesi diskusi bersama Mendikbudristek, Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, Syarwani, mengatakan implementasi Kurikulum Merdeka tidak hanya membantu pemulihan pembelajaran tetapi juga mendukung lahirnya SDM unggul yang siap berkontribusi pada pembangunan daerah.
“Dengan menggunakan karakteristik Kurikulum Merdeka kami bisa memperkuat kompetensi literasi, numerasi, dan karakter anak-anak di Bulungan. Ketiga kompetensi ini adalah dasar dari keterampilan abad 21 yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” jelasnya.
Baca juga : HUT Ke-74 Tiongkok, Persahabatan Dan Kemitraan Dengan Indonesia Kian Kokoh
Berikutnya, Guru SD Inpres Rata, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, Stacia Alessandra Nau, mendukung penerapan Kurikulum Merdeka sebagai solusi atas hilangnya pembelajaran akibat pandemi.
“Ketika pandemi, di daerah kami terjadi learning loss. Pendidik harus datang ke rumah-rumah siswa (door to door). Kami terbantu ketika INOVASI datang ke sekolah untuk mendampingi kami. Kami memberikan pembelajaran kepada siswa diawali dengan asesmen diagnostik lalu kami berikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan anak. Lalu, kami membentuk kelompok belajar sesuai dengan level anak,” urai Tasya, sapaan akrabnya.
Baca juga : 19 Perusahaan Australia Ikut Pameran Mining Indonesia
“Saat ini kami sudah menerapkan Kurikulum Merdeka karena kami diberi kebebasan untuk menerapkan pembelajaran yang relevan bagi anak,” imbuh Tasya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.