RM.id Rakyat Merdeka - Bertolak dari Jakarta ke Surakarta, aktivis muda Arief Rosyid Hasan menyampaikan Pidato Kebudayaan di hadapan lebih dari 300 orang muda, Rabu (28/02/2024) di Pendopo Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah.
Bertajuk “Gerbong Pemuda dan Visi Indonesia Emas 2045”, Pidato Kebudayaan ini dipersembahkan oleh Merial Institute, sebuah lembaga think tank yang ikut didirikan oleh Arief.
Merial berfokus mengawal isu kepemudaan dalam implementasi Kebijakan Publik (Public Policy), Kepemudaan (Youth), dan Riset (Research).
Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Panitia Didit Suryo, Presiden Direktur Solopos Media Group Arif Budisusilo, Ketua Umum Hipmi Surakarta Respati Ardi, Ketua Kadin Solo Ferry Indrianto, Tokoh Suporter Sepak Bola Indonesia Mayor Haristanto, beserta para tokoh muda setempat.
Surakarta dipilih sebagai lokasi pidato kebudayaan, karena kekayaan budaya dan tradisi, serta transformasi yang ikut digerakkan anak muda.
Baca juga : Ginting Kalah Dramatis
Hal tersebut relevan dengan tolok ukur cita-cita Indonesia Emas 2045, yakni negara dengan tingkat perekonomian yang tinggi, penduduknya sehat dan produktif, berkebudayaan maju, serta mempunyai kualitas sumber daya manusia yang unggul.
“Selama lima tahun belakangan ini, Republik Indonesia ramai membicarakan diskursus terkait Cita Indonesia Emas 2045. Pada usia 100 tahun nanti, Indonesia diharapkan menjadi negara berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Pertanyaan penting bagi kita semua, bagaimana peran orang muda dalam gambaran besar Indonesia Emas tersebut?” kata Arief, membuka pidatonya.
“Dalam perjalanan selama kurang lebih satu dekade ini, Alhamdulillah saya berkesempatan berkeliling ke 400 kabupaten/kota, mendengar aspirasi anak muda di berbagai daerah di Indonesia, mencari bentuk dan gagasan untuk pemuda Indonesia ke depan. Hari ini, saya tergerak untuk meneguhkan peran penting pemuda sebagai pelopor kemajuan bangsa, sebagai agent of change, sebagai agent of social control, serta tulang punggung bangsa dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” tutur Arief.
Ia juga menyoroti satu hal yang dinilainya penting dalam membangun Gerbong Pemuda menuju Indonesia Emas 2045.
“Aksi nyata pemuda yang kreatif dan inovatif, bersama bergerak menuju keemasan Indonesia sudah pasti menjadi kunci. Di sisi lain, yang tidak kalah penting adalah diseminasi dan impartasi nilai untuk mendorong semangat serta menginspirasi para pemuda, bukan hanya dalam kelompok tertentu, tetapi pemuda di seluruh Indonesia,” jelas Arief lagi.
Baca juga : Aktivis Lingkungan Kemah Indonesia Sebut Mahfud MD Salah Data Soal Deforestasi
Arief yang mengenakan outfit brand lokal saat menyampaikan pidatonya, juga menyoroti kehadiran teknologi dan arus zaman jangan sampai membawa pemuda terlena dan tenggelam.
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang dirancang oleh Bappenas menyatakan bahwa sasaran yang hendak dicapai pada 2045 nanti, di antaranya adalah pendapatan per kapita masyarakat Indonesia setara dengan pendapatan per kapita negara maju, serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.
"Dalam mencapai dua hal itu, perlu kita ingat bahwa teknologi adalah sebuah tool atau alat. Jangan sampai alat yang seharusnya membantu kita, malah memperalat kita. Secanggih apapun teknologi, peran pemuda yang unggul dalam frame Indonesia Emas,” ingatnya.
Arief menekankan, kunci untuk memenangkan Indonesia Emas 2045 adalah dengan menguasai masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Menguasai masa lalu bukan artinya terjebak di masa lampau atau terkungkung dan kolot.
Baca juga : Dubes Prancis Untuk Indonesia Fabien Penone Luncurkan Beasiswa Sepak Bola
Menguasai masa kini tidak menjadikan kita menganggap masa lalu usang atau tidak relevan.
"Sedangkan menguasai masa depan bukan hanya sikap berkhayal dan berangan-angan, tanpa adanya dasar berpijak dari masa lalu dan masa kin,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.