Sebelumnya
“Jadi, Saudara mengetahui bahwa berita acara Saudara itu bocor (saat) dipanggil Sekjen (Kasdi)?” tanya hakim.
“Pak Hatta datang ke ruangan Sekjen, saya dipanggil ke ruangan,” tutur Merdian.
Dalam ruangan itu, ada Kasdi dan Hatta yang membawa dokumen fotocopian. Kemudian, dokumen itu diserahkan kepada Kasdi.
Baca juga : Prabowo & Gibran Dikawal Paspampres
“Diperlihatkan berita acara itu ke Saudara, dan memang bener itu berita acara Saudara?” tanya hakim.
“Ya, karena itu lembar paling belakang yang ada tanda tangan saya,” kata Merdian, yakin.
Hakim lantas bertanya, soal tekanan yang dialami saat itu. Merdian mengaku tertekan secara psikis, lantaran berita acara itu bisa bocor ke tangan dua pejabat kepercayaan SYL.
Baca juga : MK Putuskan Tak Ada Kecurangan Pilpres, Jokowi Senang
“Di BAP itu menyebutkan nama Pak SYL di situ. Jadi, Pak Hatta menyampaikan ke Pak Sekjen bahwa, ‘bahaya ini Pak, BAP Merdian karena menyebutkan nama Pak SYL’,” Merdian mengutip percakapan Hatta kepada Kasdi saat itu.
Akibat bocornya dokumen penyelidikan itu, Merdian mendapat ‘perhatian’ dari SYL.
“Setelah itu, pertama kalinya Pak SYL notice dengan saya, ‘Oh ini yang namanya Merdian’. Jadi, mungkin secara psikis dari situ saya sudah mulai (tertekan),” terang Merdian.
Baca juga : Pilgub Jakarta, PKS Tutup Pintu Untuk Anies
Hakim Pontoh lantas bertanya, apa upaya Merdian berupaya meminta penjelasan KPK kenapa dokumen penyelidikan bisa bocor.
“Apa jawab mereka, kok bisa bocor, gimana ceritanya ini?” cecar hakim.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.