BREAKING NEWS
 

Sebelum Serahkan Tongkat Kepemimpinan

Jokowi All Out Bantu Prabowo

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 11 Mei 2024 08:30 WIB
Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto saling hormat dan saling menghargai. Tampak dalam foto saat Prabowo bertemu dengan Jokowi, dalam suasana Idul Fitri, beberapa waktu lalu. (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
"Sejauh ini yang kami tahu Presiden Jokowi sudah memerintahkan dan menugaskan Bu Sri Mulyani untuk terus membangun komunikasi dengan Presiden terpilih," beber Yustinus, Rabu (8/5/2024).

Anak buah Sri Mulyani itu juga mengatakan, obrolan perlu dibangun dengan tim Prabowo. Harapannya, transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi ke Prabowo bisa berjalan lan­car. "Tidak sulit mengkomunikasikan, Pak Prabowo adalah Menteri Per­tahanan yang sangat tahu bagaimana anggaran," imbuhnya.

Terpisah, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menilai proses transisi kepemimpinan dari Jokowi ke Prabo­wo berjalan baik. Bahkan bergulir lebih baik dibandingkan dengan situasi politik yang pernah dialami para pe­mimpin Indonesia terdahulu.

Baca juga : Revisi UU Kementerian, Senayan Masih Pasif

"Dulu Bung Karno turun kayaknya kok masalah, Pak Harto masalah, Gus Dur juga. Karena proses politik belum waktunya turun, sudah diminta turun oleh rakyat. Giliran Pak Jokowi, Pak Prabowo diajak, saya diajak," tutur menteri yang akrab disapa Zulhas itu.

Di sisi lain, pengamat politik dari Uni­versitas Airlangga Prof Kacung Marijan menilai wajar jika Jokowi menggurui Prabowo. Sebab, Jokowi cuma percaya kepada Prabowo yang diyakininya bisa melanjutkan berbagai programnya.

"Karena itu dia ingin menggunakan kekuasaan dan pengaruhnya di akhir-akhir jabatannya ini untuk memper­lancar proses ini," sebut Kacung.

Baca juga : Anggota Koalisi Pasrah, Tapi Berharap Jatah Bertambah

Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC), Dimas Oky Nugroho menyatakan memang sudah menjadi tugas Presiden untuk membantu Presiden terpilih dalam melakukan akselerasi transisi peme­rintahan. Apalagi, Jokowi juga me­miliki kepentingan agar pemerintahan mendatang dapat menjalankan tugas­nya secara langsung. Tanpa hambatan atau proses adaptasi yang berlarut.

"Khususnya terkait keberlanju­tan sejumlah agenda krusial seperti pembangunan Ibu Kota baru, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya, transisi energi, dan hilirisasi," urai Dimas.

Apalagi, jika dikaitkan dengan agen­da internasional. Di mana pemimpin baru Indonesia harus menghadiri agenda G20 dan APEC di November 2024 mendatang. Berbarengan dengan agenda Pilkada tahun ini.

Baca juga : Garuda Muda Dipuji Erick

"Artinya, sejak pelantikan bulan 10 maka pemerintahan Prabowo-Gibran sudah harus segera langsung dapat men­jalankan negara secara baik. Termasuk pula adanya urgensi pengawalan agenda ekonomi nasional yang harus juga dipas­tikan running well," sambung dia.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro menilai Jokowi merupakan sosok yang mampu mengkader pemimpin setelahnya seba­gai legacy. "Walaupun tipis bedanya dengan ingin terus menancapkan pe­ngaruh kuatnya di masa Prabowo, agar Presiden ke-8 itu tak 'meninggalkannya' begitu saja," pungkas Agung.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 11 Mei 2024 dengan judul Sebelum Serahkan Tongkat Kepemimpinan, Jokowi All Out Bantu Prabowo

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense