BREAKING NEWS
 

Hina Rais Aam, PBNU Larang Sholeh Basyari Mengajar Di Lembaga Pendidikan NU

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Kamis, 6 Juni 2024 10:23 WIB
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Instagram/gusipul_id

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melarang sosok yang mengaku sebagai Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sholeh Basyari mengajar di seluruh perguruan tinggi milik NU. Keputusan ini diambil setelah ia diketahui menghina Rais Aam PBNU dalam sebuah rekaman video di YouTube.

Sekretaris Jenderal PBNU, Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam keterangannya menilai Sholeh tidak mencerminkan akhlak yang seharusnya dimiliki oleh seorang santri NU.

"Dia ini mengaku dosen NU ternyata tidak memiliki akhlak sebagai seorang santri. Kalau dia santri, mestinya ngerti bagaimana berakhlak kepada Rais Aam," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis.

Baca juga : PLN EPI Laksanakan Srikandi Mengajar dan Peduli Pendidikan

Dari penelusuran yang dilakukan oleh Lembaga Perguruan Tinggi NU (LPT PBNU) ditemukan bahwa Sholeh ternyata tidak tercatat sebagai dosen di seluruh perguruan tinggi milik NU. Jejak Sholeh hanya ditemukan sebagai tenaga pengajar di Institut Sunan Giri (Insuri) Ponorogo. 

Adsense

Akibat pernyataan-pernyataan kontroversialnya yang menyerang Rais Aam, Sholeh juga dipecat dari posisinya di Insuri.

"Mulai hari ini, PBNU melarang dia mengajar di seluruh lembaga pendidikan milik Nahdlatul Ulama," tegas Gus Ipul. 

Baca juga : Hari Lahir Pancasila, Rosan Ajak Masyarakat Menjaga Kerukunan

Selain itu, tim LPTNU juga menemukan fakta mengejutkan lainnya. Sholeh Basyari disebut pernah menjalani hukuman penjara selama tiga tahun (2017-2021) karena tersangkut kasus asusila. 

Dari sejumlah rekaman video yang beredar di YouTube, Sholeh menyerang Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dengan menyebutnya sebagai Rais Aam terlemah dalam sejarah NU. Ia juga membongkar rekam jejak mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

"Wah saya dicari Banser kalau begini nih," ucapnya, sambil tertawa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense