BREAKING NEWS
 

Sekjen Gerindra Soal Calon Menteri

Pokok’e Sekarang Pada Deg-degan

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Senin, 30 September 2024 08:20 WIB
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

 Sebelumnya 
“Ada Kementerian yang tadinya dipecah nanti ada jadi badan, ada juga yang digabung dan sebagainya,” jelas Dahnil.

Sementara itu, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut susunan menteri dalam kabinet akan difinalisasi sebelum pelantikan, 20 Oktober mendatang. Karena itu, kata dia, segala sesuatu yang disampaikan dan berkembang pada saat ini terkait isu jumlah menteri maupun nomenklaturnya masih bersifat dinamis.

“Bisa ada, bisa nggak, itu tergantung nanti finalisasi,” kata Dasco.

Nantinya, Prabowo sendiri yang akan mengumumkan susunan kabinetnya usai dilantik sebagai Presiden RI ke-8. Sehari kemudian, Prabowo akan langsung melantik nama-nama yang sudah dipilihnya sebagai pembantunya di kabinet.

Baca juga : MPR Tuai Pro-Kontra

Politisi Partai Golkar, Lodewijk F Paulus mengaku tak tahu-menahu soal pemanggilan tokoh-tokoh ke Hambalang. Eks Sekjen Golkar ini bilang, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Prabowo sebagai presiden terpilih.

“Kalau Pak Prabowo memanggil, bagus dong, bagus kan. Artinya beliau juga meminta masukan, meskipun itu hak prerogatifnya,” kata Lodewijk.

Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap berharap Prabowo memilih calon menteri yang profesional. Namun, kata dia, pihak-pihak yang sudah berjasa dalam kemenangan di Pilpres 2024 lalu, tentunya harus jadi pertimbangan utama.

“Jangan lupakan yang telah berjuang bersama Pak Prabowo,” kata Yan, Minggu (29/9/2024).

Baca juga : Jagoan KIM Di Atas 50 Persen

Di tempat terpisah, Ketua Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Anggawira mengatakan, Prabowo tampaknya akan mengambil sejumlah menteri yang ada di kabinet Presiden Jokowi. Agar pembangunan yang dilakukan, tidak mulai dari nol.

“Supaya ini berkelanjutan, enggak bisa juga dari nol. Fundamental-fundamental yang sudah pas harus bisa diakselerasi,” kata Anggawira.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro mengatakan, pembentukan kabinet atau penunjukan menteri adalah hak prerogatif Presiden. Karena itu, Presiden berhak menentukan siapa saja yang bakal menjadi pembantunya, termasuk perihal jumlahnya.

Namun, kata Agung, setiap hak, secara langsung atau tidak walaupun belum diatur dalam sistem kita secara tertulis, juga melekat pula sesungguhnya kewajiban prerogatif Presiden. Atas dasar itu, Agung berharap Prabowo mempertimbangkan rekam jejak para calon menterinya. Sehingga, keahlian orang yang ditunjuk memang sesuai dengan kementerian yang akan dipimpinnya.

Baca juga : Bonnie Triyana: Tokoh Bangsa Tapi Bukan Pahlawan...

“Agar tidak perlu waktu untuk beradaptasi dan langsung bisa bertindak dengan cepat, tepat, serta akurat,” katanya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 30 September 2024 dengan judul Sekjen Gerindra Soal Calon Menteri, Pokok’e Sekarang Pada Deg-degan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense